Forprov Jatim III: KORMI Jember Pastikan Kesiapan Venue Capai 99 Persen
Jember RECORDJATIM.ID– Tinggal 35 hari menuju gelaran Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) Jatim III 2026, Kormi Kabupaten Jember terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah. Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jember memastikan kesiapan 17 venue pertandingan telah mencapai 99 persen untuk menyambut para duta olahraga masyarakat dari 34 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Forprov Jatim III dijadwalkan berlangsung pada 24–29 November 2026. Sebanyak 33 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) dengan total 158 nomor jenis olahraga (jenor) , 158 medali emas ,158 perak dan 158 perunggu dengan. total keseluruhan 1143 medali bakal diperebutkan .
Sebagai bagian dari pemantapan persiapan, KORMI Jawa Timur bersama panitia pelaksana KORMI Jember menggelar rapat koordinasi teknis dengan 33 tim delegasi dan perwakilan 33 Inorga di Aula BKPSDM Pemerintah Kabupaten Jember, Sabtu (10/10/2026).
Ketua KORMI Jawa Timur, Debi Sisilia Samoa, mengapresiasi semangat dan kehadiran seluruh tim delegasi serta perwakilan Inorga dalam rapat koordinasi tersebut. Pertemuan ini menjadi forum penting untuk membahas berbagai aspek teknis, termasuk penetapan jumlah nomor olahraga yang akan dipertandingkan.
Ia berharap seluruh Inorga dapat menjalankan persiapan dengan baik, menjaga koordinasi, serta berkomitmen menyukseskan Forprov Jatim III di Jember. Ajang ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Festival Olahraga Nasional (Fornas) KORMI 2027.
17 Venue Disiapkan, Tinggal Menunggu SK Gubernur
Ketua Panitia Pelaksana Forprov Jatim III 2026, Tri Basuki, mengatakan KORMI Jember telah menyiapkan 17 venue untuk mendukung pelaksanaan pertandingan Forprov Jatim 3 tahun 2026. Secara umum, kesiapan sarana pertandingan telah mencapai 99 persen.
Menurut Tri Basuki, panitia saat ini tinggal menunggu surat keputusan (SK) penetapan pelaksanaan Forprov Jatim III dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Informasi dari Dispora Jawa Timur, SK tersebut sudah berada di bagian hukum Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kami berharap dalam minggu ini sudah ada Khabar ditandatangani oleh ibu Gubernur Jawa Timur,” ujarnya.
Tri Basuki menegaskan, Forprov Jatim III 2026 di Jember akan mempertandingkan 158 nomor jenis olahraga ( Jenor) dari 33 Inorga memperebutkan 158 emas 158 perak 158 perunggu dengan total keseluruhan medali 1314 medali . kemudian juga ada gelaran pertandingan. eksibisi ada dua Inorga pelaksanaan setelah Forprov Jatim rampung. Oleh sebab itu Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan baik itu dengan Disporbudpar Jember , Unej , Polije dan Pihak swasta terus dilakukan agar pelaksanaan pesta olahraga masyarakat terbesar di Jawa Timur tersebut berjalan lancar sukses Forprov Jatim 3 dan sukses UMKM nya .
Tim TD Formasi Verifikasi Venue Kolam Pancing
Di sisi lain, persiapan juga dilakukan melalui verifikasi langsung terhadap venue pertandingan. Ketua Technical Delegate (TD) Inorga Formasi, Wayan, bersama timnya melakukan pemantauan ke Kolam Pancing Celep dan Kolam Pancing Trijaya di kawasan kecatan Pakusari, Jember, Sabtu pagi (10/10/2026).
Wayan menjelaskan, Inorga Formasi akan diikuti 60 peserta yang berasal dari 10 kabupaten/kota. Untuk memenuhi kuota peserta, Formasi Jember selaku tuan rumah diberi kesempatan menambah dua regu. Peserta tambahan juga dapat berasal dari kabupaten tetangga, seperti Bondowoso atau Situbondo. sedangkan jenor yang dilombakan ada dua. yakni perorangan dengan ikan terberat dan beregu dengan perolehan. ikan terbanyak .
Setelah melakukan verifikasi terhadap kedua lokasi tersebut, tim TD Formasi Jawa Timur memutuskan “Kolam Pancing Trijaya ” sebagai venue pertandingan Formasi dalam Forprov Jatim III 2026.
Penetapan venue tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan teknis setiap cabang olahraga sebelum kompetisi dimulai.
Dengan persiapan yang telah mencapai 99 persen, KORMI Jember bersama KORMI Jawa Timur dan seluruh Inorga kini terus memantapkan koordinasi menjelang pelaksanaan Forprov Jatim III pada 24–29 November 2026 mendatang .
Jember diharapkan mampu menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus menghadirkan penyelenggaraan olahraga masyarakat yang meriah, tertib, dan berkualitas.**

