39 Sound Horeg Meramaikan Gebyar Carnaval Budaya Di Kecamatan Pakusari
Jember RECORDJATIM.ID
Gelegar bunyi sound horeg ikut meramaikan Gelar budaya yang diselenggarakan oleh kecamatan Pakusari pada hari sabtu ( 30/8/2025) yang di ikuti oleh:

Desa Patemon, Desa Subo, Desa Kertosari, Desa Jatian, Desa Pakusari, Desa Bedadung, Desa Sumber Pinang, serta lembaga pendidikan yang ada di wilayah kecamatan Pakusari.
Camat Pakusari Sodiq Hidayat menyampaikan bahwa , kegiatan Carnaval Budaya yang diikuti seluruh desa yang ada di wilayah kecamatan Pakusari dan lembaga Pendidikan , merupakan agenda kegiatan dari rangkaian puncak acara memperingati HUT RI Ke 80 .
.
” Adanya carnaval Budaya diselenggarakan di pakusari memiliki dampak multiplier effect terhadap para pelaku UMKM dan pedagang asongan. Tidak hanya itu , kata Sodiq Hidayat . pemilik salon dan persewaan baju nasional juga merasakan rezeki dari event tersebut yang dilaksanakan setahun sekali .” Kata Sodiq Hidayat.
Selain itu Sodiq Hidayat Juga menyampaikan , bahwa ada 39 sound horeg dari sejumlah daerah seperti Lumajang, Banyuwangin, Bondowoso , Jember serta Situbondo ikut berpartisipasi pada giat ” Carnaval budaya HUT RI 80″ tahun 2025.
Kegiata pawai Budaya tahun ini para Muspika seperti Kapolsek Pakusari serta Danramil Pakusari berhalangan hadir karena ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan .Meski demikian dukungan dari kedua institusi tersebut baik pengamann dan pengaturan arus lalu lintas berjalan lancar . Sehingga kenyananan peserta pawai budaya bisa dinikmati oleh warga sekitar sebagai sarana hiburan.
” Kepada 39 sound horeg yang ikut meramaikan carnaval Budaya, Sodiq Hodayat menghimbau bila saat jam menunjukkan pukul 11.00 Wib hendaknya dikurangi volumenya .tutupnya. ( LN )
Roni salah satu warga pakusari penjual cilok mengatakan senang adanya acara carnaval Budaya, di Pakusri pendapatan dari penjualan cilok cukup lumayan. ‘ kalau hari biasa dapat 150 ribu , sedang adanya event ini sudah dapat 350 000 Rupiah ( LN).


