Kata Gus Firjaun Pentingnya Iman Dan Ketaqwaan Dalam Kehidupan Sehari
Jember RECORDJATIM.ID-
Dua hari lagi masa kampanye pilgub ,pilwali dan pilkada serentak akan berakhir. Pilkada di Jember ada dua kandidat yang bertarung yakni paslon no 1, tak lain sang petahana Jih Hendy Siswanto – KH. MB.Firjaun Barlaman yang akrab disapa Gus Firjaun, lantas paslon no 2 Gus Wafait – Joko susanto.

Calon wakil Bupati Jember Paslon No 1 cabup Gus firjaun dalam kesempatan untuk menggunakan haknya untuk melaksanakan kampanye dengan santai aja , menurut Gus Firjaun saat dikonfirmasi media ini jum’at ( 22/11/2024) usai menjadi imam Sholat Jum’at di Masjid Kiai Mudhofar Desa Klungkung kecamatan sukorambi ,jum’at ( 22/11/2024) menjelaskan menghadapi pilkada di Jember ini kita buat santai ,karena saya sebagai wakil bupati dan pak Hendy Siswanto sebagai Bupati Jember sudah dikenal oleh 2,6 juta penduduk Jember dan saat ini masih menjalani cuti untuk kampanye Pilkada 2024.
24 Nopember 2024 sudah aktif lagi sebagai wakil Bupati Jember .
Selain itu program pembangunan yang sudah kami wujudkan untuk rakyat Jember seperti : pembangunan jalan 2200 km ,layanan kesehatan gratis maupun pendidikan sudah dirasakan manfaatnya oleh warga Jember meskipun kami berdua baru menjabat 3,5 tahun.
Sementara Pada hari jum’at (22 /11/2024) Gus Firjaun menjadi Imam sholat jum”at di Masjid Kiai Mudhofar Desa Kkungkung dalam khotbahnya mengambil tema ” menerapkan Iman dan Ketaq’waan dalam kehidupan sehari.”
Dia katakan semakin berkembangnya dunia ketika ini selain berdampak positif, juga berdampak negatif. pada kehidupan terkini ini, iman serta taqwa sangat dibutuhkan buat menguatkan landasan hidup bagi manusia.
“Tetapi kenyataannya saat ini banyak orang yang mengaku beriman tetapi mereka jarang sekali menerapkan iman dan ketaqwaan mereka dalam kehidupan. Sedangkan mereka sendiri mengaku menjadi umat Islam yang beriman dan bertaqwa terhadap Allah SWT.” Jelasnya.
Mereka sibuk mencari kepuasan serta kenikmatan duniawi. Mereka lebih mementingkan kebutuhan materi dibandingkan dengan kebutuhan rohani. seluruh rela mereka korbankan hanya untuk memenuhi hawa nafsu mereka. Lalu bagaimanakah implementasi Iman dan Takwa di kehidupan modern?
“Iman ialah membenarkan menggunakan hati, mengikrarkan menggunakan mulut dan mengamalkan dengan anggota badan.
“Membenarkan menggunakan hati” maksudnya mendapatkan segala apa yang dibawa oleh Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam.
“Mengikrarkan menggunakan mulut” maksudnya, mengucapkan dua kalimah syahadat, syahadat “Laa ilaha illallahu wa anna Muhammadun Rasulullah” (tidak terdapat sesembahan yang hak kecuali Allah serta bahwa Muhammad adalah utusan Allah).
“Mengamalkan dengan anggota badan” maksudnya, hati mengamalkan dalam bentuk keyakinan, sedang anggota badan mengamalkannya pada bentuk ibadah-ibadah sesuai dengan fungsinya
Takwa merupakan takut dan selalu menjaga dri untuk tidak terjerumus pada perbuatan dosa, mempunyai rasa tanggungjawab yang tinggi khalifah di muka bumi dengan jalan menenunaikan kewajiban yang harus diembannya dengan penuh kesungguhan, kejujuran, serta amanah.
Bagaimanakah wujud dari Iman dan Takwa?
Akidah Islam atau iman mengikat seorang muslim, sehingga terikat dengan aturan hukum yang datang dari Islam.
Oleh karena itu, sebagai seorang muslim berarti meyakini serta melaksanakan segala sesuatu yang diatur pada ajaran Islam.
Sedangkan menjaga mata, telinga, pikiran, hati dan perbuatan dari hal-hal yang dilarang agama, adalah salah satu bentuk wujud seorang muslim yang bertaqwa. karena taqwa adalah sebaik–baik bekal yang harus kita peroleh dalam mengarungi kehidupan dunia.
Lalu bagaimanakan pembentukan sebuah Iman?
Pada dasarnya, proses pembentukan iman. Diawali dengan proses perkenalan, mengenal ajaran Allah merupakan langkah awal pada mencapai iman kepada Allah. Jika seorang tidak mengenal ajaran Allah maka orang tersebut tidak mungkin beriman pada Allah.
Pantauan media ini usai sholat Jum’ at dilanjutkan bersilaturahim ke Pondok Pesantren Raudatul Thalabah Wal ‘ulum Kiai Azizi untuk menghadiri kegiatan pengajian sekaligus sebagai pembicara. Usai dari pondok pesantren yg dihadiri emak emak warga sekitar pindok dan para santri .
Selesai acara pengajian ,Gus Firjaun melanjutkan silaturahim ke Kiai Lutfi juga dalam rangka memberikan tausyiah kepada. Pantauan media .tidak ada satupun APK yang terpasang ( LN).


