Jelang Porprov 2027, KONI Kota Mojokerto Menggelar tes kebugaran Untuk 500 Atlet
Mojokerto RECORDJATIM.ID– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Mojokerto mulai memetakan kondisi fisik para atlet yang dipersiapkan menghadapi multi event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027. Salah satunya melalui tes kebugaran fisik ( VO 2 Max ) yang digelar sebagai tahap awal pembinaan mulai tanggal 7 -9 Agustus 2026 diikuti 500 Atlet dari 48 cabor yang mengikuti test kebugaran ada 40 cabang olahraga.

Pafa Atlet lagi melakoni tes kebugaran Minggu ( 9/8/2026)
Ketua Umum KONI Kota Mojokerto, Santoso Bekti Wibowo, mengatakan tes VO2 MX ( kebugaran ) ini menjadi langkah awal untuk mengetahui tingkat kebugaran masing-masing atlet sebelum memasuki rangkaian persiapan menuju Porprov 2027.
“Ini acara tes kebugaran fisik untuk atlet-atlet Kota Mojokerto yang akan dipersiapkan untuk Porprov tahun 2027 di kota Surabaya ,” ujar Santoso.
Ia menegaskan kondisi fisik merupakan salah satu aspek penting yang harus dipantau sejak jauh-jauh hari. Hasil tes awal nantinya menjadi bahan evaluasi KONI untuk menentukan program peningkatan fisik yang sesuai dengan kebutuhan atlet maupun cabang olahraga (cabor) masing-masing.
Targetkan Kebugaran Atlet Terus Meningkat
Santoso menjelaskan, tes kebugaran tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi fisik atlet saat ini, tetapi juga menjadi tolok ukur perkembangan mereka hingga pelaksanaan Porprov 2027.
Dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang, KONI Kota Mojokerto akan melakukan peningkatan kebugaran secara bertahap dan berkelanjutan.
“Harapan dari acara ini adalah satu, untuk memantau kebugaran fisik atlet. Sehingga sekarang level kebugarannya di level berapa. Sehingga masih ada jangka waktu satu tahun kita tingkatkan terus-menerus kebugaran fisiknya sehingga layak untuk mendapatkan medali di Porprov,” jelasnya.
Santoso menambahkan, hasil tes tersebut juga harus menjadi bahan introspeksi bagi setiap atlet. Dengan mengetahui tingkat kebugaran masing-masing, atlet diharapkan lebih memahami kekurangan fisiknya dan termotivasi untuk melakukan perbaikan.
Atlet Diminta Mawas Diri
Kertua KONI Kota Mojokerto meminta para atlet tidak hanya mengandalkan program latihan dari pelatih. Atlet juga harus memiliki kesadaran untuk menjaga dan meningkatkan kondisi fisiknya sesuai standar yang dibutuhkan cabor.
“Para atlet ini nanti hasil dari tes ini mereka harus mawas diri. Mawas diri terhadap kondisi fisiknya. Setelah mengetahui terkait dengan kebugarannya, dia harus memperbaiki, ditingkatkan ke standar tertentu yang dibutuhkan cabornya. Sehingga nanti di Porprov ini arahnya supaya bisa dapat medali,” ungkap Santoso.
Ia menegaskan, peningkatan kondisi fisik tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu, hasil tes awal akan menjadi titik awal pembinaan sekaligus dasar pemantauan kondisi atlet secara berkala.
Tes Kebugaran Akan Dilakukan Berulang
Untuk mengetahui perkembangan kondisi atlet secara lebih terukur,
KONI Kota Mojokerto berencana menggelar tes kebugaran lanjutan beberapa kali sebelum Porprov 2027.
Evaluasi dilakukan secara bertahap agar perkembangan kebugaran setiap atlet dapat diketahui dan program latihan bisa disesuaikan berdasarkan hasil yang diperoleh.
“Ini tes awal, nanti kita adakan sekitar dua, tiga, empat kali lagi test VO2MAX sebelum Porprov. Sehingga perkembangannya step-by-step itu kita ketahui,” pungkasnya.
Melalui pemantauan yang dilakukan secara berkala, KONI Kota Mojokerto berharap kondisi fisik atlet semakin optimal sehingga mampu tampil maksimal dan memenuhi target prestasi pada Porprov 2027. ( Fir)
