BKI ( Bela Diri Kempo Indonesia ) Jember Matangkan Hadapi Forprov Jatim 3 ,Datangkan Pelatih Nasional Asal Jawa Barat
Jember RECORDJATIM.ID
Inorga Bela Diri Kempo Indonesia (BKI) Jember semakin optimistis membidik medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Forprov) Jatim III yang dijadwalkan berlangsung pada 24–29 November 2026. Kabupaten Jember dipercaya menjadi tuan rumah multi event olahraga yang diinisiasi Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Jawa Timur bersama Dispora Jatim tersebut.

Forprov Jatim III 2026 rencananya diikuti 34 Kormi kabupaten/kota se-Jawa Timur. Sebanyak 34 induk organisasi olahraga (Inorga) dipersiapkan untuk mempertandingkan empat jenor/cabang nomor olahraga yang dilombakan.
Sebagai tuan rumah, Kormi Jember memasang target finis sebagai runner-up dalam perolehan medali.
Ketua Kormi Jember, Tri Basuki, menyampaikan target tersebut pada Minggu malam (20/9/2026).
Menurut Tri Basuki, untuk merealisasikan target tersebut, setiap Inorga yang diikuti Jember diharapkan mampu menyumbangkan minimal dua medali emas. Dengan 30 Inorga yang akan diterjunkan, terdapat target 60 medali emas yang harus diperjuangkan para atlet Jember pada Forprov Jatim III 2026.
Target tersebut turut menjadi motivasi bagi BKI Jember. Inorga yang menaungi olahraga bela diri kempo ini telah menyiapkan 14 atlet yang kini menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) sebanyak tiga kali dalam sepekan di SMK Al Hujah, Gumukmas, Jember.
Untuk meningkatkan kualitas persiapan atlet, BKI Jember juga mendatangkan pelatih bersertifikat nasional sesuai arahan Kormi Jember. Pelatih yang dipilih adalah Budi Wulan dari Jawa Barat.
Budi Wulan diketahui memiliki pengalaman sebagai mantan atlet kempo nasional dan kini menjadi pelatih BKI di Jawa Barat. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan sentuhan teknis sekaligus memperbaiki detail gerakan para atlet BKI Jember sebelum tampil di Forprov.
Ketua Inorga BKI Jember, A. Fahrur Rozi, mengatakan pihaknya cukup optimistis dengan peluang atletnya, khususnya pada nomor kata perorangan putri.
“Rasa optimis kami ada di nomor kata perorangan putri. Hari ini atlet mendapat polesan teknik langsung dari pelatih asal Jawa Barat yang kami datangkan ke Jember,” ujar Fahrur Rozi.
Pelatihan intensif tersebut berlangsung selama delapan jam, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.
Salah satu atlet binaan BKI Jember, Dwi Aulia mengaku bangga bisa mendapatkan pembinaan langsung dari pelatih nasional asal Jawa Barat tersebut. Mahasiswa semester empat UNIPAR Jember itu menilai materi yang diberikan sangat membantu memperbaiki sejumlah kesalahan teknik yang selama ini masih ditemukan dalam latihan.
“Meski hanya sehari, materi skill dan teknik yang diberikan sangat membantu saya membenahi kesalahan teknik ,termasuk performance selama mengikuti TC. Kami menjadi lebih optimistis target satu emas dari nomor kata perorangan putri bisa kita genggam,” ungkap Dwi Aulia.
Iwan Hermawan Pelatih kempo Nasional asal INORGA BKI Jawa barat Bandung Barat mengatakan, bahwa Dwi Aulia yang akan turun di kategori kata perorangan putri kategori kempo wing chun dari 13 anak yang ikut latihan mereka lebih menonjol .Oleh sebab itu kami sangat optimis Dwi Aulia dikategori senior putri dan ada satu di kategori yunior putri juga untuk jenor perorangan putri .
“Hal yang perlu dilakukan di Jember dan Jawa Timur minimnya pelatih yang memiliki sertifikat Nasional perlu kiranya untuk diadakan pelatihan bagi pelatih di daerah dan kami siap turun ” ujar Hermawan yang juga sebagai sekjen di kormi Jawa barat .
Sementara itu, Afandi Ketus Binores Inorga BKI ( bela diri kempo Indonesia ) Jember, menyampaikan bahwa hasil evaluasi selama latihan menunjukkan masih terdapat sejumlah detail teknik yang perlu diperbaiki.
Menurutnya, sentuhan langsung Iwan Hermawan pelatih nasional tersebut membantu atlet menemukan sekaligus membenahi kesalahan-kesalahan kecil dalam melakukan gerakan.
“Selama delapan jam latihan, ternyata ada sejumlah teknik dan gerakan yang masih kurang pas. Hari ini kesalahan-kesalahan kecil yang dialami atlet kempo Jember bisa langsung dibetulkan,” kata Afandi Minggu ( 20/9/2026).
Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan tambahan pembinaan dari pelatih berpengalaman, BKI Jember berharap target medali emas pada Forprov Jatim III 2026 dapat diwujudkan.**

