Alun Alun Ngawi Gemrlap Emil Dardak Buka POPDA XV Jatim 2026 di Ngawi, Ribuan Atlet Siap Berebut Medali, Jember Masih Bertahan Di Peringkat 26
Ngawi RECORDJATIM. ID
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak secara resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026, dan Peparpeda III didampingi Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Ketua KONI Jawa Timur, serta Ketua PEPARPEDA Jatim, di Alun-Alun Kabupaten Ngawi, Jumat malam (6/11/2026).

Pembukaan pesta olahraga pelajar tingkat Jawa Timur tersebut berlangsung meriah. Panggung berukuran raksasa dengan tata cahaya megah, dentuman musik yang menggelegar, hingga pesta kembang api menyedot perhatian ribuan masyarakat Ngawi dan para atlet yang memadati lokasi acara.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran ribuan atlet dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur yang siap berlaga memperebutkan medali dalam ajang olahraga bergengsi tingkat pelajar terbesar di Jawa Timur tersebut.
Kadispora Jawa timur M.Hadi Wawan Guntoro menyampaikan bahwa dara atlet yang telah terverifikasi dalam rangkaian kegiatan POPDA XV, PEPARPEDA III, dan ekshibisi O2SN mencapai 8.633 orang.
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Kabupaten Ngawi, dengan sejumlah lokasi pertandingan lainnya tersebar di Kota Surabaya, Kota Madiun, dan Kabupaten Magetan.
Untuk POPDA XV, tercatat sebanyak 38 kontingen mengikuti 30 cabang olahraga dengan total 7.767 peserta. Jumlah tersebut terdiri dari 5.902 atlet serta 1.865 pelatih dan ofisial.
Sementara PEPARPEDA III mempertandingkan empat cabang olahraga dengan melibatkan 33 kontingen. Total pesertanya mencapai 412 orang, terdiri dari 260 atlet dan 152 pelatih serta ofisial.
Selain itu, terdapat cabang olahraga ekshibisi O2SN yang mempertandingkan tiga cabang olahraga. Kegiatan ini diikuti 32 kontingen dengan jumlaoh 455 peserta, terdiri dari 342 atlet dan 113 pelatih serta ofisial.
Emil Dardak Harapkan Lahir Atlet Unggulan
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ngawi beserta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya POPDA XV Jawa Timur 2026.
Menurut Emil, keberhasilan penyelenggaraan ajang olahraga pelajar tidak hanya diukur dari kelancaran kompetisi, tetapi juga dari kemampuannya melahirkan atlet-atlet berbakat dari daerah kedepan bisa mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat Nasional maupun internasional.
Ia berharap POPDA menjadi momentum penting bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan dan mengasah mental sebagai atlet berprestasi dan memiliki mental yang tangguh sebagai penerus perjuangan bangsa Indonesia.
Lebih lanjut, Emil berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
“Kepada para atlet, selamat berjuang untuk meraih prestasi terbaik. Junjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Selamat bertanding agar mendapatkan hasil yang terbaik,” pinta Emil.
Emil juga menjelaskan, dari total 30 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam rangkaian kegiatan, sebanyak 21 cabang olahraga digelar di Kabupaten Ngawi.
Kondisi tersebut menjadikan Ngawi sebagai salah satu pusat aktivitas kompetisi sekaligus tempat berkumpulnya ribuan atlet pelajar, pelatih, ofisial, dan pendamping dari berbagai daerah di Jawa Timur
Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menegaskan, penyelenggaraan POPDA XV Jawa Timur 2026 tidak hanya menjadi ajang persaingan prestasi olahraga pelajar, tetapi juga membawa peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Menurut Ony, kehadiran ribuan atlet beserta serta oficial dari berbagai kabupaten/kota diperkirakan berdampak pada sektor ekonomi yaitu UMKM dan pariwisata termasuk perhotelan di kabupaten Ngawi .
“Tingginya mobilitas peserta dan pendamping juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah. Produk kuliner, kerajinan hingga hasil ekonomi kreatif khas Kabupaten Ngawi juga berpotensi menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu yang datang dari luar daerah,” tegas Ony.
Up date terbaru perolehan. medali sementara pada hari Sabtu ( 7/11/2026) sebagai berikut :
kota Surabaya sang juara bertahan 14 kali Popda Jatim Pimpin Klasemen Sementara Perolehan Medali, dengan raihan 32 emas, 34 perak, dan 38 perunggu. Secara keseluruhan, Surabaya telah mengoleksi 104 medali.
Posisi kedua ditempati Kab. Gresik dengan koleksi 26 medali emas, 15 perak, dan 14 perunggu atau total 55 medali.
Sementara Kabupaten Sidoarjo berada di posisi ketiga perolehan 15 emas, 26 perak, dan 16 perunggu. Total medali yang dikumpulkan mencapai 57 keping.
Adapun Kota Kediri berada di posisi keempat dengan raihan 15 emas, 15 perak, dan 5 perunggu. total 35 kelng . Sedangkan Kabupaten Bangkalan menempati peringkat kelima mengoleksi 12 emas, 6 perak, dan 6 aperunggu total 24 keping Kemudian peringkat keenam kab kabupaten Malang mengoleksi 9 emas 7 perak 10 perunggu 26 keping . Peringkat tujuh kab.Mojokerto meraih 9 emas 5 perak 10 perunggu total 24 keping , selanjutnya posisi kedelapan ada kota Malang 8 emas 11 perak 20 perunggu total 39 keping . sedangkan Jombang berada di posisi sembilan meraih 7 emas 1 perak 4 perunggu total 12 keping dan peringkat sepuluh Banyuwangi mengantongi 4 emas 6 perak 5 perunggu total 15 keping .
kemudian untuk Jember masih bertahan di peringkat 26 memiliki 1 emas 3 perak 1 perun
Ajang POPDA XV Jawa Timur 2026 yang berlangsung pada 6–11 November 2026 ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan bibit-bibit atlet potensial dari seluruh daerah di Jawa timur *”

