Habis Gelap Terbitlah Terang, 220 Tiang Listrik segera terpasang Di Dusun Bandealit Kabupaten Jember
Jember RECORDJATIM.ID- puluhan tahun masyarakat yang tinggal dipedalam hutan meru betiri tepatnya di dusun Bandi Alit Desa Andongrejo kecamatan Tempurejo Jember sudah puluhan tahun mereka hidup dengan kegelapan bila malam hari .

Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Jember bekerja sama dengan PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggelar Penanaman Tiang Listrik Pertama di Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kawasan Taman Nasional Meru Betiri, pada Kamis (5/6/2025) siang.
Untuk diketahui warga dusun Bandialit puluhan tahun belum menikmati aliran listrik mereka hidup dalam kegelapan .
Manager PT. PLN (Persero) UP3 Jember Alimuddin menyebutkan bahwa ada sekitar 220 tiang listrik yang akan didirikan dengan jarak sepanjang 11 kilometer hingga Pantai Bandealit
General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur Ahmad Mustaqir meminta warga Bandealit untuk rutin memanjatkan doa guna kelancaran pemasangan ratusan tiang listrik yang akan berdiri kokoh hingga Pantai Bandealit. ” Insya Allah bulan Agustus selesai terpasang.” Ungkap Ahmad Mustaqir
“Untuk Pemkab Jember, tolong jaga aset kami. Mohon bantuan untuk menjaga aset kita agar terhindar dari oknum yang mengganggu aliran listrik yang mengalir ke rumah-rumah, seperti PJU yang pakai Tenaga surya kog banyak yang hilang ” paparnya.
Sementara itu, pihaknya bakal menggunakan listrik pascabayar. “Jadi, bukan yang pulsa. Tapi, mohon dibantu agar membayar tepat waktu,” imbuhnya. Pihaknya berharap, lampu-lampu bisa dinikmati warga Bandealit sebelum Agustus.
Sementara Gus Bupati Jember Muhammad Fawait menyebutkan bahwa pihaknya telah mengusulkan sebanyak 7 ribu pemasangan tiang listrik dan tersebar di seluruh pelosok Jember .
“Bahkan, dana yang kami dapat adalah senilai Rp 1 Triliun anggaran tersebut akan dikucurkan mulai Juni 2025 sd tahun 2026 yang kami dapat dari sejumlah kementrian seperti PUPR KEMENDES ,KEMENPRAF ,,” tegasnya. Menurut bupati, hal itu merupakan sinergitas pemerintah daerah dengan provinsi dan pemerintah pusat. “Membangun Jember tak bisa sendirian, tetapi harus bersama-sama,” tandasnya.( LN)


