Bupati Fawait Libatkan 22.000 ASN Pemkab Jember untuk Pendataan Warga Miskin Ekstrem
Jember RECORDJATIM.ID
Bupati Jember, Gus Fawait, mengambil langkah strategis dalam upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem dengan melibatkan sebanyak 22.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Ribuan ASN tersebut dikerahkan untuk melakukan pendataan langsung terhadap 97.000 warga yang tergolong miskin ekstrem di seluruh wilayah Jember.

Program ini bertujuan untuk memperoleh data yang akurat dan terkini sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Gus Fawait menegaskan bahwa selama ini salah satu kendala utama dalam penanganan kemiskinan adalah ketidaksesuaian data di lapangan.
“Pendataan ini penting agar bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Kita tidak ingin ada warga miskin ekstrem yang terlewat,” ujar Gus Fawait Senin (20/4/2026)
Para ASN akan turun langsung ke desa-desa dan kelurahan untuk melakukan verifikasi dan validasi data, termasuk kondisi tempat tinggal, penghasilan, serta akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan.
“Dengan adanya ASN yang turun langsung ke masyarakat, data yang diperoleh akan semakin tepat untuk menyempurnakan data yang sudah ada dari BPS dan PKH,” ujar Gus Fawait.
Ia menjelaskan bahwa petugas dari BPS dan PKH selama ini telah bekerja keras dalam melakukan pendataan. Namun, dengan tambahan dukungan dari ASN, proses verifikasi diharapkan lebih komprehensif dan akurat.
“Petugas BPS dan PKH sudah bekerja keras. Hari ini ASN juga meluangkan waktu untuk ikut bekerja keras,” ujar Gus Bupati Fawait .
jDengan proses pendataan berjalan transparan dan akuntabel. Hasil dari pendataan ini nantinya akan menjadi acuan dalam penyaluran bantuan sosial, program pemberdayaan, hingga intervensi pembangunan lainnya.
Langkah ini mendapat respons positif dari berbagai pihak, yang menilai keterlibatan ASN secara masif dapat mempercepat proses penanganan kemiskinan ekstrem di Jember.
Dengan gerakan serentak ini, Pemerintah Kabupaten Jember optimistis dapat menekan angka kemiskinan ekstrem sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.( Lana)
