42 Marching Band Dalam Negeri dan 2 dari Thailand Philipinan Dipastikan Tampil di IJMC 2026 Di Jember
Jember, RECORDJATIM.ID
Sebanyak 42 Marching Band dari berbagai daerah di Indonesia serta peserta dari dua negara sahabat, Filipina dan Thailand, dipastikan akan ambil bagian dalam International Jember Marching Carnival (IJMC) 2026 yang akan digelar pada 7–9 Agustus 2026 di Kabupaten Jember.

Kejuaraan internasional yang memasuki penyelenggaraan kedua ini merupakan hasil kolaborasi Inorga IDCA (International Drum Corps Association) Jember, KORMI Jember, dan Pemerintah Kabupaten Jember. Event ini diharapkan semakin mengukuhkan Jember sebagai salah satu pusat pengembangan marching band di Indonesia.
Pada pelaksanaan Manager Meeting yang berlangsung Sabtu malam (13/6/2026) di salah satu hotel kawasan Kaliwates, Ketua KORMI Jember H. Tri Basuki menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah memastikan keikutsertaan dalam ajang bergengsi tersebut.
Menurut Tri Basuki, IJMC telah menjadi agenda tahunan yang mendapat dukungan penuh dari Bupati Jember, Gus Fawait.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah memastikan ikut dalam International Jember Marching Carnival 2026. Kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan dan mendapat restu serta dukungan dari Gus Bupati Fawait,” ujarnya.
Tri Basuki menjelaskan, untuk penyelenggaraan IJMC ke-2 tahun ini, panitia telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp165 juta. Pada kejuaraan tahun ini Marching Show nggak dilombakan ,yang dipertandingjan Street parade , Drum Batle ,Brass Batle..
Kemudian untuk pengelompokan kategori ada Yunior Class ada 12 peserta ,Senior Class diikuti 6 peserta , Open Class ada 12 peserta ,kemudian Military class diikuti 4 peserta.
Sementara itu, Deta Irama Kasih , Plt Kabid Kepemudaan dan Pembudayaan Disparporbud Jember ,mewakili Kepala Disparporbud Jember, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kembali kejuaraan internasional Jember Marching Carnival 2 tahun 2026 tersebut.
Menurutnya, Marching Band ini merupakan perpaduan antara seni dan olahraga yang memiliki potensi besar dalam mendukung sektor sport tourism di Kabupaten Jember.
“Kami mengapresiasi KORMI Jember dan Inorga IDCA Jember yang kembali menghadirkan International Jember Marching Carnival. Marching band merupakan perpaduan seni dan olahraga yang mampu mendukung pengembangan sport tourism di Jember,” ujar Deta Irama.
Deta menambahkan, antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Kehadiran peserta dari Filipina dan Thailand menjadi bukti bahwa IJMC semakin mendapat perhatian di tingkat internasional.
“Keikutsertaan peserta dari Filipina dan Thailand menunjukkan bahwa IJMC telah berkembang menjadi event internasional yang membanggakan. Ini semakin menguatkan citra Jember sebagai kota marching band,” tambahnya.
Untuk mendukung kenyamanan peserta dan pendamping, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Disparporbud juga menyiapkan fasilitas wisata gratis. Peserta dapat menikmati berbagai destinasi unggulan di Jember dengan transportasi yang telah disediakan.
Beberapa destinasi wisata yang disiapkan antara lain Pantai Watu Ulo, Pantai Papuma, Rembangan, dan Pantai Bandealit.
Di sisi lain, Idi , pelatih Marching band dari SD Dabasah Bondowoso, mengaku antusias mengikuti IJMC untuk pertama kalinya di Jember yang diikuti peserta dari indonesia dan Asia..
“Ini menjadi kesempatan pertama bagi siswa-siswi SD Dabasah Bondowoso mengikuti kejuaraan internasional. Kami berharap pengalaman ini dapat menambah wawasan, mental bertanding, dan motivasi bagi anak-anak untuk terus berprestasi. Untuk event di jember ini kami ikut yang street parade ” ungkapnya.
Dengan jumlah peserta yang terus meningkat dan dukungan berbagai pihak, International Jember Marching Carnival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana promosi budaya, olahraga, UMKM dan pariwisata Kabupaten Jember di tingkat nasional maupun internasional.**

