Langkah Tim Putra Bulu Tangkis Indonesia Terhenti di Fase Grup D.Piala Thomas Cup DI Denmark
Jember RECORDJATIM.ID
Perjalanan tim bulu tangkis Indonesia di ajang Thomas Cup harus berakhir lebih cepat setelah tersingkir di babak fase grup D . Indonesia berada di urutan 3.

Setelah pada pertandingan pamungkas lawan Perancis hari Rabu 29 April ,ditaklukkan Perancis 1-4 . Dengan hasil ini terasa begitu menyakitkan bagi para pecinta bulu tangkis Tanah Air,.
Sejak awal pertandingan, Indonesia sebenarnya diharapkan mampu menunjukkan dominasinya sebagai salah satu kekuatan tradisional bulu tangkis dunia. Diawali pertandingan lawan Aljazair Tim putra Indonesia menang 5-0;, kemudian pada laga berikutnya Indonesia menang lagi atas Thailand 3,-2. Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Saat pertandingan pamungkas melawan Tim Prancis tampil lebih solid, disiplin, dan mampu memanfaatkan setiap celah yang ada dan menutup laga dengan skor tekan 4-1 untuk kemenangan Perancis.
Satu-satunya poin yang berhasil diamankan Indonesia tidak cukup untuk membendung laju lawan. Beberapa partai yang diharapkan menjadi penyumbang angka justru berakhir dengan kekalahan, bahkan dalam pertandingan yang berlangsung cukup ketat.
Kekalahan ini pun langsung memicu kekecewaan luas dari para pendukung. Banyak yang menilai hasil ini sebagai pukulan berat, mengingat ekspektasi tinggi yang selalu menyertai tim Indonesia di ajang beregu bergengsi seperti Thomas Cup. Rekor Buruk: Ini adalah pertama kalinya Indonesia gagal melaju ke babak perempat final sejak berpartisipasi tahun 1958.
Selain faktor performa lawan yang impresif, evaluasi terhadap konsistensi dan kesiapan pemain Indonesia menjadi sorotan utama. Tekanan di pertandingan besar serta kurangnya momentum di beberapa partai krusial disebut-sebut turut memengaruhi hasil akhir.
Meski menyakitkan, hasil ini diharapkan menjadi bahan refleksi bagi tim Indonesia untuk bangkit di turnamen berikutnya. Para penggemar pun tetap berharap skuad Merah Putih dapat kembali menunjukkan kejayaan dan mengembalikan tradisi prestasi di kancah bulu tangkis dunia.
Anggota komisi X DPR RI Lulu Hardian menyatakan prihatin atas kegagalan tim pebulu tangkis putra yang terhenti di perempat final pada ajang yang cukup bergengsi yakni Piala Thomas .
Oleh sebab itu pihaknya meminta kepada PBSI melalui kemenpora untuk melakukan evaluasi .
” Kesalahanya dimana apa di latihan, pelatih atau pembinaannya . Mengingat ada sejumlah pelatih bulu tangkis asal indonesia yang dulu pernah mengantar tim bulu tangkis jadi juara dunia dan juara All England ,justru setelah mereka jadi pelatih di luar negeri bisa sukses melahirkan juara baru (” pungkasnya ( Lana).
