Program “Jaksa Menyapa” Jadi Pendamping Desa, Kejaksaan Sosialisasikan Transparansi Dana Desa di Kalisat
Jember RECORDJATIM.ID
–Program “Om Jak” atau yang lebih dikenal dengan “Jaksa Menyapa” kembali hadir sebagai bentuk pendampingan hukum bagi pemerintah desa. Pada Selasa, 12 Mei 2026, kegiatan sosialisasi terkait penggunaan Dana Desa digelar di Kecamatan Kalisat dengan menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel.

12 kepala desa bersama Nuryadi Camat Kalisat dan Jaksa Dari Kejaksaan Negeri Jember Foto bareng usai sosialisasi Selasa 12 Mei 2026
Kegiatan tersebut dihadiri oleh 12 kepala desa se-Kecamatan Kalisat beserta perangkat desa. Dalam sosialisasi itu, pihak kejaksaan memberikan pemahaman mengenai tata kelola Dana Desa agar sesuai aturan perundang-undangan dan terhindar dari penyalahgunaan anggaran.
Program “Jaksa Menyapa” ini menjadi salah satu langkah preventif kejaksaan dalam melakukan pendampingan kepada pemerintah desa, khususnya dalam pengelolaan Dana Desa yang tepat sasaran, terbuka, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Selain memberikan edukasi hukum, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi antara aparat desa dan pihak kejaksaan terkait berbagai kendala administrasi maupun pelaksanaan program pembangunan desa.
Nuryadi Camat Kalisat usai mengikuti sosialisasi mengatakan melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh kepala desa di Kecamatan Kalisat dapat semakin memahami pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan Dana Desa demi terciptanya pemerintahan desa yang bersih dan profesional.
Sementara kepala desa Plalangan Sofyan ZM usai mengikuti sosialisasi mengatakan. Lami cukup senang dengan kehadiran jaksa dari kejaksaan negeri Jember untuk melakukan pendampingan dan pengawasan dalam pengelolaan anggaran dana desa mulai dari pelaporan. SPJ , pengerjaan infra struktur pihak kejaksaan akan terus mengawal .
Oleh sebab itu kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dalam upaya meningkatkan kinerja .
Terkait adanya pemangkasan dana desa (( DD) tahun.
Sofyan menyikapi dengan santai walaupun anggaran dana desa dipangkas atau tidak ada sama sekali yang penting kita harus pandai mencari program bantuan , baik dari Bupati, gubernur atau kementerian begitu ucap Sofyan ZM kepala desa Plalangan kecamatan Kalisat.
Ia menambahkan dirinya sudah ada pendampingan jaksa masuk desa terkait DD sudah menginjak tahun kedua
” Saya perwakilan dari semua kepala desa diwilayah Kalisat tetap akan saling koordinasi dengan teman sesama kepala desa walaupun diluar wilayah kecamatan Kalisat, siap membantu demi kemajuan pembangunan Jember baru Jember maju ,( Lana)
