Atlet Panjat Tebing Kota Probolinggo Lampaui Target Menyabet 10 Medali Kejurprov Sejatim
Jember RECORDJATIM.ID
Kejuaraan Provinsi Panjat Tebing sejawat timur yang berlangsung di lapangan Jatim seger Surabaya tdikuti 290 Atlet dari 30 pengcab / pengkot FPTI sejawat timur telah berakhir pada hari Minggu 10 Mei 2026.

Event yang cukup begengsi tersebut mempertandingkan. kelompok umur, mulai KU-9, KU-11, KU-13, KU-15, KU-17, hingga KU-19.menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda menuju level nasional hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Sementara kontingen (FPTI) Kota Probolinggo. menutup Kejuaraan Provinsi (Kejuprov) Panjat Tebing Jawa Timur 2026 di Surabaya dengan raihan medali yang melesat jauh di atas perkiraan awal.
awalnya tim hanya menargetkan tujuh medali secara keseluruhan. Namun sebaliknya para spiderman atlet muda ini justru membawa pulang 10 medali. Begitu pula dengan target medali emas yang dipatok dua, ternyata melesat raih lima emas .
Tambahan dua medali emas datang pada hari terakhir lomba melalui nomor Speed U-19 putra dan putri, ydipersembahkan Aditya Maulana Ibrahim dan Putri Aditya.
Berikut perolehan. medali yang dibawa pulang adalah lima emas, tiga perak, dan dua perunggu. Dean Alifi Al Maqfira tampil sebagai atlet dengan koleksi terbanyak setelah meraih emas di nomor Boulder U-19 putri dan Lead U-19 putri. Larasati Janitra Prayuda menyumbang emas dari SWR Kid U-15 putri.
Sementara perak, disabet Putri Aditya kembali muncul bersama M. Hafiz Rayyan Rabbani (Lead U-13 putra) dan Amirah Irdina Maulidia (SWR Kid U-15 putri). Dua perunggu diraih Almaira Fauzira Nafisha Bilqis (SWR Kid U-13 putri) dan Alika Farzana Mutiah (Speed Klasik U-9 putri)
Pelatih FPTI Kota Probolinggo, Iwan Rosidi, mengakui bahwa kategori speed menjadi andalan utama tim.
“Kategori speed memang menjadi incaran kami untuk menambah perolehan medali. Rata-rata kemampuan atlet sangat mumpuni dan mereka tampil percaya diri selama pertandingan,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).
Ia menambahkan bahwa hasil ini merupakan buah dari latihan konsisten sebelum kejuaraan. “Alhamdulillah perjuangan di Kejuprov tahun ini tuntas dengan hasil yang sangat baik.”ujarnya.
Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Timur, Henky Irawan, mengatakan Kejurprov menjadi pintu awal bagi atlet muda untuk menembus kompetisi nasional. “Dari Kejurprov ini diharapkan bisa mengirimkan atlet-atlet Jawa Timur ke Kejurnas dan meraih prestasi sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Menurut Henky, regenerasi atlet menjadi fokus utama FPTI Jatim di tengah persaingan nasional yang semakin kompetitif. Karena itu, pihaknya berencana memperbanyak kejuaraan dengan format terbuka agar atlet memiliki lebih banyak pengalaman bertanding. “Kami ingin semakin banyak event agar atlet punya jam terbang dan pengalaman bertanding,” katanya.
Ia optimistis Jawa Timur mampu mempertahankan dominasi di tingkat nasional. Dukungan dari KONI Jawa Timur dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga prestasi cabang olahraga panjat tebing. “Kami optimistis tetap mempertahankan posisi juara umum di Kejurnas,” tegasnya.
Kejurprov ini juga menjadi sarana evaluasi kemampuan atlet muda. Dari total peserta, sebanyak 160 atlet putra dan 130 atlet putri tampil mewakili daerah masing-masing.*
