Tim Siaga Bencana SDN Patrang 2 Jember Ikuti Pelatihan dari BPBD Jember
Jember, RECORDJATIM.ID Dalam upaya meningkatkan kesadaran (awareness) dan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap risiko bencana, para siswa dan guru yang tergabung dalam Tim Siaga Bencana Sekolah (TSBS) SDN Patrang 2 Jember mengikuti pelatihan kesiapsiagaan bencana yang diselenggarakan oleh BPBD Kabupaten Jember, Selasa (17/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SDN Patrang 2 Jember tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pendukung, antara lain Koramil Patrang, Polsek Patrang, Satpol PP Kecamatan Patrang, Puskesmas Patrang, serta Sekretariat Bersama Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Pelatihan diberikan oleh enam petugas BPBD Kabupaten Jember bersama tim dari Puskesmas Patrang. Selama kurang lebih 150 menit, para peserta mendapatkan materi dan praktik mengenai langkah-langkah mitigasi bencana, prosedur evakuasi, pertolongan pertama, serta tindakan yang harus dilakukan saat terjadi keadaan darurat di lingkungan sekolah.
Meskipun waktu pelatihan relatif singkat, kegiatan tersebut disambut dengan antusias dan penuh suka cita oleh para siswa maupun guru. Para peserta terlihat aktif mengikuti setiap sesi yang diberikan, mulai dari penyampaian materi hingga simulasi penanganan bencana.
Salah seorang petugas BPBD Kabupaten Jember, Miftachul Munir, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan membangun budaya sadar bencana sejak dini di lingkungan sekolah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dan guru memiliki pengetahuan serta keterampilan dasar dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekolah. Kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini agar saat terjadi keadaan darurat, seluruh warga sekolah dapat bertindak dengan cepat, tepat, dan aman,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembentukan dan penguatan Tim Siaga Bencana Sekolah merupakan langkah strategis dalam mewujudkan satuan pendidikan yang aman dan tangguh terhadap bencana.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga SDN Patrang 2 Jember semakin memahami pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan siap menghadapi berbagai risiko bencana yang mungkin terjadi.( Lana)
