Lumajang Carnival 2026 Jadi Berkah, Omzet UMKM Ikut Melejit
Lumajang , RECORDJATIM.ID – Gemerlap Lumajang Carnival 2026 yang menghadirkan 32 peserta dari kecamatan dan kelurahan ,tak hanya menghadirkan hiburan bagi ribuan masyarakat. Di balik parade seni, budaya, dan kreativitas yang memadati jalanan kota, perputaran ekonomi turut menggeliat khususnya UMKM .

Keramaian tersebut menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi acara. Meningkatnya jumlah pengunjung membuat transaksi dagangan ikut mengalami kenaikan dibandingkan hari-hari biasa.
Salah satunya dirasakan Siti (40), pelaku UMKM asal Kecamatan Yosowilangun yang berjualan aneka minuman di sekitar kawasan Plaza Lumajang, Sabtu (29/8/2026).
Saat Lumajang Carnival 2026 berlangsung, dagangan Siti diserbu pembeli. Ia mengaku omzet penjualannya mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa.
“Biasanya pendapatan sekitar Rp300 ribu sampai Rp500 ribu. Kalau ada acara seperti ini, alhamdulillah lebih ramai. Omzet hari ini sekitar Rp700 ribu,” ujar Siti saat ditemui di lokasi, Sabtu (29/8/2026).
Menurutnya, event dengan jumlah pengunjung besar menjadi momentum yang tidak boleh dilewatkan oleh pedagang. Ribuan warga yang datang menyaksikan karnaval secara otomatis menciptakan pasar dadakan bagi pelaku usaha di sepanjang lokasi kegiatan.
Produk makanan dan minuman menjadi salah satu komoditas yang banyak diburu pengunjung. Kondisi itu membuat aktivitas jual beli meningkat seiring padatnya masyarakat yang menikmati rangkaian acara.
“Kalau ramai seperti ini pembelinya lebih banyak dibanding hari biasa,” katanya.
Bagi pelaku UMKM, event semacam ini memiliki nilai strategis. Selain meningkatkan omzet penjualan, tingginya jumlah pengunjung juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk lokal kepada konsumen yang lebih luas.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan event daerah dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung. Ketika arus masyarakat meningkat, perputaran uang di sekitar lokasi kegiatan ikut terdorong dan memberikan tambahan penghasilan bagi pelaku usaha lokal.
Sebelumnya, Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan bahwa penyelenggaraan berbagai event di daerah tidak hanya ditujukan sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang.
“Kita ada event karnaval supaya masyarakat punya hiburan, supaya UMKM juga laris dagangannya,” ujar Bunda Indah.
Geliat UMKM di sekitar lokasi Lumajang Carnival 2026 menjadi gambaran bahwa manfaat sebuah event tidak berhenti pada panggung hiburan maupun parade semata.
Di balik kemeriahan seni dan budaya, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pembeli, hingga produk-produk lokal. Bagi pelaku UMKM, ramainya karnaval menjadi peluang untuk menambah pendapatan sekaligus memperluas pasar.( LN)

