14 Atlet Kempo Siap Berlaga Pada Forpov Jatim III, Optimis Rebut 2 Medali Emas
Jember RECORDJATIM.ID
Menghadapi gelaran Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) Jawa Timur III yang berlangsung pada 25–29 Agustus 2026 di Jember, Inorga Beladiri Kempo Indonesia (BKI) Jember telah menyiapkan 14 atlet terbaiknya.

Para Atlet Inorga BKI Jember Lagi Latihan intensif Minggu 30/8/2026 ,di Dojo Gumukmas
Persiapan tersebut dilakukan secara serius. Sebanyak 14 atlet kempo yang terdiri dari putra dan putri itu telah menjalani latihan intensif tiga kali dalam sepekan sejak April 2026. Latihan dipusatkan di sebuah Dojo yang berada di wilayah Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Inorga BKI Jember, Afandi mengatakan pihaknya siap menyambut pesta olahraga masyarakat terbesar di Jawa Timur yang diinisiasi oleh KORMI Jawa Timur tersebut.
“Untuk Inorga BKI Jember, kami sudah menyiapkan 14 atlet kempo, terdiri dari putra dan putri. Mereka sudah kami genjot latihan secara intensif sejak April lalu,” ujar Afandi .
Menurutnya, berdasarkan hasil rapat koordinasi KORMI Jawa Timur bersama KORMI kabupaten/kota se-Jawa Timur, pada Sabtu malam ( 29/8/2026) di hotel Bintang Mulia disebutkan, setiap inorga hanya diperbolehkan mempertandingkan empat nomor (jenor).
Namun demikian , kebijakan tersebut tidak menyurutkan kesiapan BKI Jember. Sejumlah atlet andalan telah dipersiapkan untuk turun pada kategori kadet maupun senior, baik putra maupun putri.
“Kami tidak masalah dengan adanya pembatasan empat jenor. Sejumlah atlet andalan kami sudah siap tempur, baik di kategori kadet maupun senior putra dan putri,” katanya.
Sebagai tuan rumah, Afandi menegaskan Inorga BKI Jember memasang target tinggi. dua Medali emas menjadi target yang harus diperjuangkan.
“Kami optimistis sebagai tuan rumah Forprov, BKI Jember wajib mendulang dua medali emas. Itu harga yang tidak boleh ditawar lagi,” tegasnya.
Selain menyiapkan atlet untuk turun dalam pertandingan Forprov Jatim 3 di Jember , Inorga BKI Jember juga memberikan pembekalan tambahan kepada atlet potensial. Dari 14 atlet yang dipersiapkan, dua atlet putri : Dwi Nur Aulia dan Naila Faiza Nur Aini mendapat kesempatan mengikuti pelatihan teknik di Kota Batu selama dua hari, mulai 29 hingga 30 Agustus 2026.
“Semoga dua atlet putri yang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan di Kota Batu bisa menyerap ilmu dan teknik yang diberikan sehingga semakin matang ke depannya, dan tampil di Forprov Jatim 3 di Jember bisa merebut medali emas” jelas Afandi.
Sementara itu, Ketua Inorga BKI Jember, Ahmad Fahrur Rozi, saat dikonfirmasi, Minggu malam (30/8/2026), menjelaskan bahwa pembatasan nomor pertandingan merupakan bagian dari kebijakan penyelenggaraan Forprov Jatim III.
Menurut Rozi, hasil rakor KORMI Jawa Timur bersama KORMI kabupaten/kota se-Jawa Timur menyebutkan adanya efisiensi anggaran karena keterbatasan anggaran dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur.
“Karena adanya efisiensi anggaran yang terbatas dari Dispora Jatim yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur, maka ada kebijakan agar Forprov Jatim III di Jember tetap bisa berlangsung meriah,” ujar Rozi.
Ia menambahkan, selain Forprov Jatim III dengan pembatasan empat nomor pertandingan pada masing-masing inorga, kegiatan olahraga masyarakat juga dapat dilanjutkan melalui kejuaraan provinsi (kejurprov) atau eksibisi.
Hal tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menuju Fornas 2027.
“Setelah kegiatan Forprov Jatim selesai, bisa dilanjutkan dengan kejuaraan provinsi atau eksibisi. Namun, pembiayaannya menggunakan anggaran mandiri atau dukungan pihak ketiga,” pungkasnya.
Dengan persiapan panjang sejak April, Inorga BKI Jember berharap para atlet yang telah ditempa secara intensif mampu memberikan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Jember sebagai tuan rumah Forprov Jatim III.**
