Saksikan kontes Dan Pameran Ternak Lumajang 2026 Siapkan Hadiah 115 Juta rupiah
Lumajang RECORDJATIM.ID –
Sapi, kambing Senduro, hingga domba unggulan Lumajang akan mendapat panggung khusus dalam Kontes dan Pameran Ternak Kabupaten Lumajang 2026. Bukan sekadar memperebutkan juara, ternak hasil pengembangan masyarakat tersebut akan diperkenalkan sebagai bagian dari potensi ekonomi daerah.
Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung pada 26–27 September 2026 di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT), Desa Wonorejo, Kabupaten Lumajang.

Kontes dan pameran tersebut akan mempertemukan peternak dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan, mulai kontes ternak, pameran, produk olahan, hingga aktivitas lain yang berkaitan dengan sektor peternakan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang, Retno Wulan Andari, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi peternakan Lumajang kepada masyarakat secara lebih luas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang kepada peternak untuk menunjukkan ternak unggulannya. Di sisi lain, masyarakat juga dapat mengenal lebih dekat potensi peternakan yang dimiliki Lumajang,” ujar Retno, Rabu (23/9/2026).
Tiga komoditas utama akan menjadi peserta kontes, yakni sapi, kambing Senduro, dan domba. Ketiganya selama ini menjadi komoditas peternakan yang dikembangkan masyarakat Lumajang.
Namun, perhatian tidak hanya tertuju pada ternak yang masuk arena kontes. Panitia juga menyiapkan pameran ternak, festival kuliner olahan daging dan susu, pameran produk pertanian, serta lomba olahan daging kambing dan domba.
Konsep tersebut membuat potensi peternakan dikenalkan dari hulu hingga hilir. Masyarakat tidak hanya dapat melihat kualitas ternak secara langsung, tetapi juga mengenal beragam produk yang dapat dihasilkan dari sektor peternakan.
Buka Peluang Nilai Tambah bagi Peternak
Bagi peternak, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan hasil usaha sekaligus membangun jejaring dengan masyarakat dan pelaku usaha.
Pertemuan antara peternak, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan membuka peluang pengembangan produk peternakan serta menciptakan nilai tambah dari komoditas yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi peternak untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya. Potensi yang ada juga perlu dikenalkan lebih luas agar semakin memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” kata Retno.
Kontes dan pameran ternak tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-771.
Panitia menyiapkan total hadiah Rp115 juta bagi peserta kontes. Meski demikian, nilai kegiatan tidak hanya terletak pada hadiah maupun persaingan untuk menjadi yang terbaik.
Pameran dan festival menjadi bagian penting untuk mempertemukan potensi peternakan dengan masyarakat. Ternak unggulan dapat dikenalkan secara langsung, produk olahan diperlihatkan, sementara pelaku usaha memiliki ruang untuk memperluas jejaring.
Pemkab Lumajang mendorong pengembangan peternakan tidak berhenti pada peningkatan kualitas ternak. Pengenalan produk, perluasan jejaring, serta pengembangan usaha juga menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai ekonomi sektor tersebut.
Dengan konsep itu, Kontes dan Pameran Ternak Lumajang 2026 bukan sekadar mencari ternak terbaik. Kegiatan ini juga menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa di balik kandang-kandang peternak terdapat potensi ekonomi yang masih dapat terus dikembangkan.**
