RAPB Pemkab Jember 2027 Siapkan , 5,5 Triliun Ini Lima Perioritasnya
Jember RECORDJATIM.ID
Pemerintah Kabupaten Jember menetapkan lima arah kebijakan utama dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027, dengan pengentasan kemiskinan menjadi salah satu prioritas pembangunan.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan arah kebijakan tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember dengan agenda Penyampaian Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Jember Tahun Anggaran 2027 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jember, Senin (28/9).
Dalam rancangan APBD 2027, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp4,5 triliun. Angka tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,294 triliun dan pendapatan transfer Rp3,226 triliun.
Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp5,508 triliun, yang meliputi belanja operasi Rp3,714 triliun, belanja modal Rp1,192 triliun, belanja tidak terduga Rp15 miliar, serta belanja transfer Rp586 miliar.
Fawait mengatakan penyusunan APBD 2027 dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi ruang fiskal daerah, termasuk adanya penurunan transfer dari pemerintah pusat. Kendati demikian, pemerintah daerah tetap menempatkan pertumbuhan ekonomi sebagai salah satu arah kebijakan pembangunan.
Ia menilai aktivitas ekonomi Jember tidak hanya ditopang belanja yang bersumber dari APBD, tetapi juga program pemerintah pusat yang masuk ke daerah, terutama di sektor pertanian dan pendidikan.
Pemkab Jember, lanjut dia, akan terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk memperjuangkan tambahan alokasi transfer bagi Jember pada perubahan APBD 2027.
Dari sisi PAD, Pemkab Jember menetapkan target Rp1,294 triliun dengan perhitungan yang dinilai lebih terukur dan realistis.
“Target boleh mungkin tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya, tapi akan tercapai,” kata Fawait.
selain itu ia juga menyebut PAD Jember pada 2025 tumbuh 32,36 persen tanpa menaikkan pajak daerah. Pemkab Jember juga merencanakan pemberian insentif pajak pada 2027 sebagai bagian dari kebijakan daerah.
Untuk mendukung pembiayaan pembangunan, rancangan APBD 2027 mencatat penerimaan pembiayaan sebesar Rp987 miliar. Nilai tersebut berasal dari perkiraan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp200 miliar dan pinjaman daerah sekitar Rp786 miliar yang direncanakan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).
lanjut Fawait mengatakan pembiayaan tersebut salah satunya diarahkan untuk pembangunan infrastruktur kesehatan, termasuk pengembangan fasilitas rumah sakit rujukan.
“Karena kesehatan merupakan kebutuhan dasar dari masyarakat, maka dana talangan salah satunya kita peruntukkan untuk mengoptimalkan pembangunan,” ujarnya.
Adapun lima arah kebijakan utama dalam penyusunan APBD Jember 2027 meliputi pengentasan kemiskinan; peningkatan kualitas sumber daya manusia yang religius, unggul dan berkarakter; pembangunan birokrasi yang profesional, humanis dan melayani melalui pemanfaatan teknologi informasi; pembangunan infrastruktur berkualitas serta penataan kota berbasis pembangunan berkelanjutan; serta percepatan pertumbuhan ekonomi kerakyatan sekaligus penguatan ketahanan pangan.**
