Dorong UMKM Naik Kelas MAKI Jatim Bidik Ngawi untuk The Biggest Culture of Jawa Timur 2027
Jember RECORDJATIM.ID
Sukses menggelar event The Biggest Culture of Jawa Timur 2026 di Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur mulai membidik Kabupaten Ngawi sebagai lokasi penyelenggaraan event serupa pada 2027 mendatang. Rencana tersebut disampaikan Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, saat dikonfirmasi media ini, Jumat sore (30/10/2026), di sela-sela memantau pelaksanaan lomba mewarnai tingkat PAUD, TK, dan SD yang diikuti sekitar 250 peserta serta lomba Fashion .

Heru mengungkapkan, pemilihan Kabupaten Ngawi sebagai lokasi kegiatan tahun depan bukan tanpa alasan. Selain merupakan salah satu kabupaten yang berada di wilayah paling barat Provinsi Jawa Timur, MAKI Jatim ingin memperluas jangkauan promosi produk UMKM sekaligus mendorong pelaku usaha mikro dan kecil agar semakin berkembang dan naik kelas.
“Kalau di Rogojampi, Banyuwangi, tahun ini kami melibatkan 18 OPD Provinsi Jawa Timur, satu OPD dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember, serta menghadirkan 40 UMKM lokal Banyuwangi. Untuk tahun 2027 di Kabupaten Ngawi, kami menargetkan sedikitnya 100 UMKM lokal bisa ikut berpartisipasi dalam pameran The Biggest Culture of Jawa Timur,” ungkap Heru Satriyo Jumat ( 30/10/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya daerah, tetapi juga menjadi ruang promosi, pemasaran, serta pengembangan jejaring usaha bagi para pelaku UMKM di Jawa Timur.
Sementara itu, gelaran The Biggest Culture of Jawa Timur 2026 yang berlangsung di Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT MAKI Jawa Timur ke-15 sekaligus menyambut Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Berbagai kegiatan digelar selama tiga hari di Bumi Blambangan. Pada Jumat sore, panitia menghadirkan lomba fashion yang melibatkan peserta dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMK.
Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia menghadirkan tiga juri berpengalaman, yakni dua pemilik butik asal Bali serta Putri Ekonomi Provinsi Jawa Timur 2026.
Tidak hanya itu, lomba mewarnai juga melibatkan dua juri internasional asal Surabaya yang disebut pernah mengikuti kejuaraan melukis di Amerika Serikat. Kehadiran para juri tersebut diharapkan mampu memastikan proses penilaian berlangsung secara profesional sesuai kompetensi masing-masing.
Menariknya, The Biggest Culture of Jawa Timur 2026 juga menyuguhkan beragam hiburan dan pertunjukan budaya khas Banyuwangi. Penampilan artis Candra serta grup band asal Jember turut memeriahkan rangkaian acara.
Puncak kemeriahan lainnya dijadwalkan berlangsung pada Minggu (1/11/2026) melalui kegiatan Fun Run yang terbuka untuk masyarakat dengan biaya pendaftaran gratis. Panitia MAKI Jawa Timur juga telah menyiapkan puluhan hadiah doorprize bagi para peserta.
Melalui penyelenggaraan The Biggest Culture of Jawa Timur, MAKI Jatim berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda promosi budaya dan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Dengan rencana membawa event ini ke Kabupaten Ngawi pada 2027, jangkauan partisipasi UMKM di Jawa Timur diharapkan semakin luas, sekaligus membuka peluang bagi produk-produk lokal untuk semakin dikenal masyarakat.
Untuk diketahui Maki Jawa timur menggelar pameran UMKM ,UMKM ,Ekraf ini sudah menginjak tahun ke 6 **

