Popda XV Jatim : Surabaya Berambisi Pertahankan Tradisi Juara Umum, Lima Kabupaten Tapal Kuda Bidik 10 Besar.
Ngawi RECORDJATIM.ID
Persaingan perebutan medali dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026 semakin sengit. Sejumlah kontingen kabupaten/kota terus beradu kemampuan untuk mengumpulkan medali terbaik demi mengukuhkan posisi dalam klasemen sementara.

Tim Bola Voli Jember Versus Kota Probolinggo Menang Probolinggo Minggu ( 8/11/2026)
Kontingen Kota Surabaya masih menunjukkan dominasinya. Dengan kekuatan sekitar 500 atlet yang diturunkan dalam ajang olahraga pelajar terbesar di Jawa Timur tersebut, Surabaya mengusung ambisi besar untuk mempertahankan tradisi juara umum untuk ke-15 kalinya.
Namun, persaingan tidak hanya menarik perhatian dari kontingen papan atas. Pergerakan perolehan medali dari wilayah Tapal Kuda yang meliputi Kabupaten Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi juga menjadi perhatian tersendiri.
Kelima daerah tersebut memiliki ambisi untuk menembus 10 besar klasemen akhir perolehan medali. Meski menghadapi persaingan ketat dari kabupaten/kota lain, masing-masing kontingen masih berpeluang memperbaiki posisi melalui pertandingan yang masih berlangsung.
Lumajang Terdepan di Wilayah Tapal Kuda
Berdasarkan pembaruan klasemen sementara pada Minggu malam (8/11/2026) pukul 19.00 WIB, Kabupaten Lumajang menjadi kontingen Tapal Kuda dengan posisi tertinggi yakni di peringkat 11 mengoleksi 6 emas 2 perak 11 Perunggu total 19
Posisi tersebut menempatkan Lumajang bisa jadi melompa masuk 10 besar dengan sisa waktu 3 hari jelang penutupan .
Di bawahnya, Kabupaten Banyuwangi berada di peringkat ke-12 dengan koleksi 5 emas, 6 perak, dan 6 perunggu.total 17 medali.
Kabupaten Jember berada di peringkat ke-22 dengan koleksi 3 emas, 4 perak, dan 3 perunggu.total 10
Sementara itu, Kabupaten Situbondo menempati peringkat ke-30 dengan raihan 1 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. total 7 medali .
Adapun Kabupaten Bondowoso sementara sebagai juru kunci berada di peringkat ke-38 dengan raihan 0 emas, 0 perak, dan 0 perunggu.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa persaingan antar kontingen Tapal Kuda masih terbuka. Lumajang dan Banyuwangi saat ini berada dalam posisi yang cukup dekat dengan 10 besar, sedangkan Jember, Situbondo, dan Bondowoso dituntut terus meningkatkan perolehan medali.
Surabaya Kokoh di Puncak Klasemen
Di jajaran lima besar klasemen sementara, Kota Surabaya masih memimpin dengan perolehan 43 emas, 41 perak, dan 44 perunggu.total 128.
Kota Kediri membayangi di posisi kedua dengan 28 emas, 20 perak, dan 9 perunggu. total 57 . sedangkan Kab Gresik menempati peringkat ketiga dengan 26 emas, 16 perak, dan 18 perunggu.total 60
Selanjutnya, Kota Mojokerto berada di posisi keempat dengan raihan 20 emas, 14 perak, dan 20 perunggu. total 54.
Kab Sidoarjo melengkapi lima besar dengan koleksi 18 emas, 30 perak, dan 20 perunggu.total 58 .
Persaingan Masih Terbuka
Dengan masih berlangsungnya rangkaian pertandingan, perubahan klasemen perolehan medali masih sangat mungkin terjadi. Setiap kontingen tentu akan berusaha memaksimalkan peluang dari cabang olahraga yang diikuti untuk menambah koleksi medali.
Bagi wilayah Tapal Kuda, target masuk 10 besar menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi para atlet pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Sementara bagi Surabaya, mempertahankan dominasi dan tradisi juara umum untuk ke-15 kalinya menjadi misi besar yang harus diperjuangkan hingga seluruh pertandingan POPDA XV Jawa Timur 2026 berakhir.
Kini, perhatian pecinta olahraga pelajar tertuju pada perebutan medali yang semakin kompetitif. Mampukah Surabaya mempertahankan supremasinya, dan mampukah kontingen Tapal Kuda menciptakan kejutan dengan menembus 10 besar? Persaingan masih terus berjalan.**

