Atlet Arung Jeram Putri Indonesia Catat Sejarah Baru pada Kompetisi IRF Di Malaysia
Malaysia RECORDJATIM.ID
Tim arung jeram Indonesia berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan sekaligus mencatat sejarah baru pada ajang kompetisi IRF World Rafting Championship 2025. Para Atlet Arung Jeram pasukan merah putih sukses meraih medali emas kategori open women slalom di Sungai Kampar, Perak, Malaysia, Jumat (5/12/2025).

Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) menurunkan tim putri DKI Jakarta tampil gemilang saat perlombaan. Indonesia menjadi tim tercepat dalam nomor slalom dengan catatan waktu terbaik yakni empat menit empat belas detik.
“Medali emas di nomor open putri slalom ini menjadi sejarah baru bagi arung jeram Indonesia, kali pertama juara dunia di kategori ini,” ujar Sekjen FAJI DKI Jakarta Zulham Peliang.
Kemenangan ini didapatkan setelah mereka berhasil mengungguli catatan waktu tim Inggris Raya 1 dan tim Australia. Inggris Raya harus puas berada di posisi kedua, sedangkan tim Australia menempati peringkat ketiga perlombaan tersebut.
“Dengan semakin banyak kompetisi, prestasi atlet kita semakin terasah. Di kejuaraan internasional berlevel tertinggi ini, banyak tim Indonesia mampu menjadi yang terbaik di beberapa nomor perlombaan,” ucap Waketum I PB FAJI Amalia Yunita.
Skuad terbaik Indonesia ini juga berhasil menyumbangkan satu medali perak dan satu medali perunggu bagi kontingen. Lisda Rizky Saputro bersama empat rekannya sukses mendominasi lawan dalam berbagai kategori lomba yang sangat ketat.
“Bangga tim arung jeram Indonesia yang diwakili tim DKI berhasil mengibarkan Merah Putih di kancah internasional,” ujar Tim Arung Jeram Indonesia Muhammad Syanusi.
Atlet nasional kini masih memiliki peluang besar untuk menambah koleksi medali emas melalui nomor lain. Nomor Down River Race atau DRR menjadi kesempatan terakhir bagi kontingen Indonesia untuk meraih posisi juara.
“Mudah-mudahan di nomor DRR dapat menghasilkan emas kembali,” kata Muhammad Syanusi.
Republik Ceko tampil sangat dominan dengan merebut medali emas pada kategori youth putra dan putri. Indonesia harus mengakui keunggulan lawannya tersebut dengan hanya meraih medali perak dan perunggu pada kategori junior
