22.000 Guru Ngaji Di Jember Dapat Honor ,Pemkab Jember Siapkan 33 Milyar Rupiah
Jember RECORDJATIM.ID
Pemkab Jember melalui kepala bagian Kesra telah melakukan pendataan ulang bagi guru ngaji yang ada di Jember baik itu ,yang dilaksanakan di Mushola , Masjid ,Langgar maupun TPA yang ditempatkan dirumah . Pendataan tersebut dalam rangka menjalankan Janji politik Gus Bupati Fawait da wakil bupati Joko Susanto saa pilkada jember 2024.

Menurut Plt Kabag Kesra Jember Nurul Hafid Yasin, S.STP,Msi saat dikonfirmasi rabu ( 30/7/2025) menjelaskan sesuai data yang sudah diusulkan dari 248 desa / kelurahan sesuai batas dari pe daftaran pada tanggal 22 Juli 2025 sudah terdata 23.700 orang. Dari pantauan kami masih ada 2 Desa yang belum masuk , oleh sebab itu kami kirim ke seluruh 31 kecamatan untuk menyampaikan segera mengirim usulan data guru ngaji hasil pendataan dilakukan oleh musdes dimasing masinh desa / kelurahan .”Alhamdulillah saya dapat informasi pada hari ini 30 juli 2025 sudah masuk semua. Meski begitu dari hasil verifikasi yang sudah kami laksanakan sudah berjalan 60 persen ,insya Allah Agustus 2025 bisa tuntas semua untuk kuota 22 ribu guru ngaji.
Kemudian ada kriteria terkait persyaratan bagi guru ngaji yang mendapatkan honor :
1.Minimal memiliki 10 santri
2.Bukan aparatur ASN ,TNI.POLRI maupun Pensiunan TNI, POLRI ,ASN.
3.Bukan masyarakat yang sudah menerima tunjangan dari APBD Pemkab Jember maupun APBN seperti perangkat Desa atau BPD.” Jadi mereka belum pernah mendapatkan bantuan atau penerima ” ujar Nurul Hafid Yasin yang saat ini juga merangkap sebagai camat Mayang.
Nurul Hafid Yasin menegaskan besaran honor guru ngaji yang diberikan oleh Pemkab Jember sebesar Rp.1,5 Juta plus BPJS Tenaga kerja yang dianggarkan dari APBD Prmkab Jember 2025. Apabila semua data hasil verifikasi sudah rampung semuanya secepatnya paling lambat september 2025 Insya Allah bisa dicairkan oleh pihak perbankan yang kami tunjuk .
“Pihak bank akan melakukan pencairan di kecamatan . Apabila ada yang tidak hadir pihak perbankan didampingi bagian kesra serta aparatur desa akan mengantarkan ke tempat Guru Ngaji ” tutupnya.( LN)
