Kelurahan Kebon Agung Bersama Warga RT 03 RW 06 Melakukan Fooging
Jember RECORDJATIM.ID-
Mengantisipasi merebaknya demam berdarah dan chikungnya di wilayah Kelurahan Kebon Agung Jember tepatnya di RT 03 RW 06, kecamatan kaliwates Jember , pada hari Jumat ( 11/4/2025) pagi dilaksanakan kerja bakti PSN ( pembersihan sarang nyamuk ) dan melakukan Foging .

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Lurah Kebon Agung Zaenal Safi’i ,dengan mengerahkan seluruh staf kelurahan kebon Agung ,Babinkamtibmas, Babinsa , petugas Puskesmas, Kader Posyandu serta Warga RT 03 RW 06
Zaenal Safi’i Lurah Kebon Agung dikonfirmasi media ini diruang kerjanya Jumat ( 11/4/2025) sore menyampaikan dalam upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan dan penyebaran Demam Berdarah serta Chikungnya ,kami bersama warga RT 03 RW 06, Babinsa Babinkamtibmas ,kader posyandu dan petugas puskesmas Kaliwates melaksanakan kerja bakti sejak pagi hari hingga siang.
“Sasaran yang kami lakukan adalah mengontrol bak mandi disetiap rumah warga ,air yang menggenang disekitar kawasan rumah warga ,kaleng botol bekas yang tidak terpakai untuk dilakukan pembersihan .” Ungkap zaenal Safi’i.
Lanjut dia katakan dilaksanakan kerja bakti di RT 03 RW 06 kebetulan ada 3 warga RT 03 RW06 terindikasi gejala Demam Berdarah dan Chikungnya . 3 warga tersebut dalam satu rumah .
” Alhamdulillah begitu kami mendengar laporan dari kader posyandu setempat kami bersama Babinsa dan Babinkamtibmas langsung turun di lokasi dan membawa warga tersebut ke rumah sakit Citra Husada untuk mendapat perawatan. ” Paparnya.
Oleh sebab itu kami menghimbau kepada semua warga kelurahan kebon Agung Jember untuk melaksanakan kerja bakti di sekitar lingkungannya . Apalagi kondisi Kabupaten Jember intensitas hujan masih tinggi tak menutup kemungkinan adanya saluran air yang tidak lancar bisa menjadi sarang berkembangnya Nyamuk Aedes Aegypti.’
” Ayo bersama sama budayakan pola hidup bersih lingkungan sekitar. Lakukan pembersihan Jamban seminggu 2 kali ,ter.masuk adanya botol bekas atau kaleng yang tidak dipakai hendaknya lebih baik di buang ditempat sampah .” Tutupnya ( LN)


