Memperingati HUT MAKI Jatim Ke 15 Dan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur 82,Maki Jatim ” Gelar The Biggest Culture of Jatim di Rogojampi ,Banyuwangi
Jember RECORDJATIM.ID–
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 15 MAKI Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Timur sekaligus Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa Timur, MAKI Korwil Jawa Timur berkolaborasi dengan Pemprov Jawa Timur menggelar kegiatan bertajuk “The Biggest Culture of Jatim ” di kawasan Hotel Pancoran, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (30/10/2026) hingga Minggu (1/11/2026) tersebut menghadirkan pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), usaha mikro dan kecil (UMK), ekonomi kreatif (Ekraf), serta berbagai hiburan dan pertunjukan seni budaya.
Pembukaan kegiatan pada Jumat (30/10/2026) ditandai dengan penampilan para pelaku seni budaya binaan Dinas kebudayaan. dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur yang berasal dari wilayah Kecamatan Rogojampi.
Pameran tersebut diikuti 18 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta satu OPD dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Jember (DKUKMP ). Selain itu, sebanyak 40 pelaku UMKM dari Kabupaten Banyuwangi turut ambil bagian untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat.
Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan “The Biggest Culture of Jatim ” dapat terselenggara di kecamatan. Rogojampi Kabupaten Banyuwangi.
Heru menjelaskan, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini , bukan sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di Jawa Timur.
Menurutnya, Jawa Timur memiliki sekitar empat juta pelaku UMKM yang membutuhkan perhatian, pendampingan, serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah agar mampu berkembang dan naik kelas.
“Oleh karena itu, dalam kegiatan kali ini kami memberikan fasilitas booth secara gratis kepada 40 pelaku UMKM serta pelaku ekonomi kreatif. Harapannya, mereka memiliki kesempatan lebih luas untuk mempromosikan produknya dan memperluas jaringan pemasaran,” ujar Heru.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan pelaku usaha dalam memperkuat perekonomian daerah. Maki Korwil Jawa Timur menyelenggarakan ameran UMKM dan UKM yang dikemas dalam. Biggest Culture ini sudah memasuki tahun ke 6 .
” Di Jember sudah kami laksanakan pada tahun 2026 di alun alun Jember ,untuk tahun 2027 sudah kami wacanakan di kabupaten Ngawi atau Pacitan ” imbuhnya .
Lebih lanjut Heru Satriyo menambahkan tidak hanya menghadirkan pameran UMKM, UMK, dan ekonomi kreatif, The Biggest Culture of Jatim juga dikemas dengan berbagai kegiatan hiburan dan perlombaan untuk masyarakat.
Pada Jumat 30 Oktober 2026 , digelar lomba mewarnai bagi anak-anak PAUD, TK, serta siswa SD kelas 1 dan 2 yang diikuti sekitar 250 peserta. Para pemenang berkesempatan membawa pulang trofi dan hadiah uang pembinaan .
Selanjutnya pada Jumat sore, kegiatan dilanjutkan dengan lomba fashion yang melibatkan peserta dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK. Sementara pada malam harinya, masyarakat dihibur dengan pertunjukan musik seni budaya dan penampilan grup Band asal Jember.
Adapun pada acara penutupan Minggu (1/11/2026), panitia telah menyiapkan penampilan artis Banyuwangi, Wandra, sebagai hiburan bagi masyarakat yang hadir.
UMKM Jember Turut Perkenalkan Produk Unggulan
Dalam kesempatan terpisah, Farhan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Jember (DKUKMP ) menyampaikan , bahwa keikutsertaan pihaknya dalam pameran yang diselenggarakan MAKI Korwil Jawa Timur tersebut merupakan kali ketiga.
Menurut Farhan, keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi UMKM binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember untuk memperkenalkan produk unggulan kepada masyarakat di luar daerah.
“Produk yang kami tampilkan selama tiga hari di Rogojampi ini merupakan hasil UMKM binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember. Di antaranya tape Mayangsari, aneka jajanan, serta produk batik khas Jember dengan motif daun tembakau,” ungkap Farhan .
Ia menambahkan, produk-produk tersebut berasal dari sejumlah pelaku UMKM di berbagai wilayah Kabupaten Jember, di antaranya Kecamatan Ambulu, Ledokombo, dan Patrang.
Keikutsertaan UMKM Jember dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran sekaligus memperkenalkan kekayaan produk lokal kepada masyarakat Banyuwangi dan pengunjung dari berbagai daerah.
Melalui penyelenggaraan The Biggest Culture of Jatim, MAKI Korwil Jawa Timur bersama Pemprov Jawa Timur dan pemerintah daerah diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dalam mendorong pertumbuhan UMKM, mengembangkan ekonomi kreatif, serta melestarikan seni dan budaya lokal.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang promosi dan interaksi bagi pelaku usaha, pemerintah, serta masyarakat untuk bersama-sama membangun potensi ekonomi daerah agar semakin berdaya saing.**

