Cerita Chofifah Indar Paraswati Petennis Putri Dari Unej Jember Mewakili Indonesia di Asian University
Jember RECORDJATIM.ID-Peran orang tua dalam membimbing karir anak sangatlah dibutuhkan, karena tanpa adanya dukungan dan motivasi dari orang tua, anak tersebut tidak akan berhasil dalam mencapai suatu karir-nya.
Selain itu peran orang tua juga sangat berpengaruh didalam kehidupan seorang anak salah satunya yaitu kebutuhan anak.
Adanya peran orang tua dalam membimbing karir anaknya diantaranya: orang tua sebagai fasilitator, orang tua sebagai motivator dan orang tua sebagai panutan, Selain itu orang tua juga memberikan bimbingan terhadap karir anak yang akan menghasilkan hal positif terhadap karirnya.
Seperti dialami oleh Chofifah Indar Paraswati yang akrab dipanggil Ovi . Petennis asal Jember tersebut saat ini masih menempuh S1 di Universitas Jember , sudah mengoleksi sederet gelar juara Tennis disejumlah kejuaraan diantaranya: Porprov Jatim 2015 Banyuwangi ,Porprov Jatim 2019 di Tuban ,Porprov Jatim 2022 di Jember ,Porprov Jatim 2023 Mojokerto. Pomprov Jatim di Jember 2023 dan Pomnas Di kalsel 2023.
Capaian prestasi yang sudah dibukukan chofifah putri dari pasanga Kusnadi dan Novalisa Sritanjung , khususnya pada Pomnas ( pekan olah raga mahasiswa Nasional ) di Banjarmasin 2023 silam, menjadi pembuka jalan untuk meniti karir yang lebih tinggi .pihak PB Pelti ( induk persatuan lawn tennis Indonesia memanggil Chofifah dan 3 pemain putri untuk mewakili Indonesia pada kejuaraan Tennis Asian University dijadwalkan digelar di Unesa Surabaya 26 Juni 2024 mendatang.

Dijumpai media Recordjatim.id minggu ( 9/5/2024) pagi dilapangan tennis Dinas pendidikan Jember Chofifah Indar Paraswati menyampaikan menghadapi kejuaraan Tennis Asian University yang di ikuti oleh petennis dari Asia ini ,tentunya senang dan bangga.” Terus terang kami tak menyangka dipanggil PB.Pelti untuk dikirim ke kejuaraan Asian University ” kata ovi .
Untuk persiapannya saya harus berlatih mandiri bersama Orang tua setiap hari minggu , kebetulan ayah saya juga pemain tennis . selain itu juga kami menambah porsi latihan seminggu dua kali di club Harteg Jember.
” Keinginan kami sebenarnya pingin latihan bareng sama 3 petennis putri lainnya yang juga dipanggil.” Imbuhnya
Kusnadi orang tua dari Chofifah memberikan keterangan kepada media Recordjatim.id menjelaskan sebagai orang tua tentunya pingin putra putrinya sukses baik dibidang pendidikan maupun di olah raga.
“Untuk itulah peran orang tua sangatlah tidak bisa di hilangkan. Termasuk peran media juga tak kalah penting memiliki perannya dalam menyajikan dalam bentuk sebuah berita.” Kata Kusnadi yang juga menjadi pengurus pengcab pelti Jember . Itu
Lanjut kusnadi mengatakan Peran orang tua dalam membimbing karir anak sangat dibutuhkan, karena tanpa adanya dukungan dan motivasi dari orang tua, anak tersebut tidak akan berhasil dalam mencapai suatu karir-nya.
“Peran orang tua juga sangat berpengaruh didalam kehidupan seorang anak yang salah satunya yaitu kebutuhan anak. ” Terangnya
Dia katakan adanya peran orang tua dalam membimbing karir anaknya diantaranya: orang tua sebagai fasilitator, orang tua sebagai motivator dan orang tua sebagai panutan, Selain itu orang tua juga memberikan bimbingan terhadap karir anak yang akan menghasilkan hal positif terhadap karirnya.
Pesan kusnadi kepada putri sulungnya chofifah “masih ada waktu 2 minggu untuk berlatih baik fisik maupun teknik jangan tinggalkan sholat sesibuk apapun ,inilah kesempatanmu untuk mengabdi untuk tim merah putih jayalah indonesiaku raih prestasi di kejuaraan Asian University untuk timnas tennis Indonesia ” pungkasnya( LN)
