Desa Jatian Menggelar Open Turnamen Kasti Jawara Cup II Camat Pakusari Bidik Sport Tourism Olahraga Tradisional Bangkit
Jember RECORDJATIM.ID– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, menggelar Open Turnamen Kasti Jawara Cup II di Lapangan Desa Jatian, Sabtu sore (25/7/2026).

Kejuaraan yang diikuti sebanyak 20 tim kasti dari berbagai desa di Kabupaten Jember serta tim perwakilan dari Kabupaten Bondowoso itu secara resmi dibuka oleh Camat Pakusari Rifendi Wahjuwibakti, S.IP , ditandai dengan pemukulan bola kasti sebagai simbol dimulainya pertandingan.
Turut hadir mendampingi dalam pembukaan turnamen antara lain Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporabudpar) Kabupaten Jember Deta Irama Kasih, Deta kasih irama , perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Ahmad Roib Sekretaris KORMI Jember, serta perwakilan Bakorwil Jawa Timur.
Camat Pakusari, Rifendi Wahjuwibakti, S.IP mengatakan, bahwa penyelenggaraan Open Turnamen Kasti Jawara Cup telah memasuki tahun kedua dan menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah peserta yang mencapai 20 tim dari Jember dan Bondowoso.
“Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antar klub kasti. Olahraga kasti yang telah dikenal sejak zaman Hindia Belanda perlu terus dilestarikan oleh generasi muda,” ujarnya
Menurut Rifendi, olahraga kasti memiliki banyak manfaat karena mengandalkan ketangkasan, kerja sama tim, kecepatan berlari, serta teknik bermain yang baik. Selain itu, olahraga tradisional tersebut juga mampu meningkatkan kebugaran tubuh.
Ia juga menyambut baik keinginan Kepala Desa Jatian untuk mengembangkan olahraga kasti sebagai bagian dari sport tourism desa.
“Kami sangat mendukung gagasan tersebut. Lapangan Desa Jatian yang saat ini menjadi lokasi pertandingan perlu mendapatkan pembenahan dengan melibatkan Dispora Kabupaten Jember agar mampu menjadi pusat penyelenggaraan event olahraga yang lebih besar,” katanya.
Selain itu Rifendi juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai sportivitas selama mengikuti pertandingan
“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan turnamen ini sebagai momentum mempererat tali persaudaraan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporabudpar) Kabupaten Jember Deta Irama Kasih, mengungkapkan bahwa olahraga kasti sebagai salah satu olahraga tradisional ternyata masih memiliki daya tarik yang sangat tinggi di tengah masyarakat.
“Tidak hanya jumlah pesertanya yang meningkat, tetapi antusiasme masyarakat yang menyaksikan pertandingan juga sangat luar biasa. Hal ini memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi desa, terutama bagi pelaku UMKM yang menjual makanan dan minuman di sekitar lokasi pertandingan,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya animo masyarakat menjadi bukti bahwa olahraga tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat dan layak untuk terus dilestarikan.
Ia berharap Open Turnamen Kasti Jawara Cup II dapat menjadi agenda tahunan Desa Jatian , sekaligus menjadi ikon olahraga tradisional di Kabupaten Jember yang mampu menggerakkan sektor olahraga, pariwisata, dan ekonomi masyarakat secara bersamaan.
Sementara Ahmad Roib sekretaris kormi Jember yang hadir mewakili ketua kormi Jember menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah desa Jatian ikut melestarikan olahraga tradisional kasti . Kami tidak menyangka jumlah peserta begitu banyak ,dan penonton begitu meluber memadati arena lapangan pertandingan..
Ia tegaskan Olahraga kasti yang dimainkan tiap tim 12 pemain bisa masuk menjadi bagian dari anggota kormi sebagai induknya olahraga tradisional .
Oleh sebab itu kami berharap olah raga kasti ini terus disosialisasikan baik tingkat desa maupun ditingkat kabupaten, untuk mendirikan club bola kasti agar dikemudian hari bisa dipertandingkan di Forda Jatim maupun Fornas .
” sesuai aturan di AD/ ART kormi sendiri, olah raga tradisional bisa jadi bagian dari anggota dan binaan kormi minimal harus ada club( Inorga) di 5 kabupaten serta ada kegiatan latihan dan menyelenggarakan pertandingan .” Jelasnya
Meski demikian kormi Jember tetap terbuka, olah raga kasti yang sudah merakyat di desa di Jember menjadi bagian anggota dari kormi Jember bisa masuk di Inorga Fortina .selamat bertanding dan junjung tinggi sportivitas antar sesama tim peserta .**
Peringati HUT ke-81 RI, Desa Jatian Gelar Open Turnamen Kasti Jawara Cup II, Diikuti 20 Tim
Camat Pakusari Resmi Buka Open Turnamen Kasti Jawara Cup II di Desa Jatian. Bidik Sport Tourism
Olahraga Tradisional Bangkit,
Ramaikan Turnamen Kasti Jawara Cup II, Desa Jatian Bidik Sport Tourism
Olahraga Tradisional Bangkit,
Turnamen Kasti Jawara Cup II Meriahkan HUT ke-81 RI di Jember
Turnamen Kasti Jawara Cup II Dongkrak Sport Tourism dan UMKM Desa Jatian.
