Melalui Penyaluran Honorarium Guru Ngaji, Camat Sukowono Sosialisasikan Program Prioritas Bupati Fawait
Jember RECORDJATIM.ID
Giat pendistribusian honorarium Untuk guru Ngaji dan Kitab setiap hari terus dilaksanakan sesuai mou yang dilakukan antara Pemkab Jember dengan pihak Bank Jatim Cabang Jember. Sesuai target yang disampaikan oleh Kabag Kesra Jember 22.000 penerima honor guru ngaji baik muslim non muslim harus terselesaikan pads 16 Oktober 2025.

Pada hari kamis 10 Oktober panyaluran pembayaran honor guru ngaji giliran kecamatan Sukowono ada 11 Desa yang menjadi tempat untuk pembayaran insentif guru ngaji .
Jono Wasiudin Camat sukowono didampimgi staf kecamatan sukowono melaksanakan peninjauan di 11 desa untuk memantau kegiatan pencairan honor guru ngaji seperti di Balai Desa Arjasa
Dalam sambutannya sebelum pembagian honor guru ngaji Muslim / non muslim memberikan sosialisasi kepada para penerima guru ngaji. Jono Wasinudin menegaskan pentingnya memahami arah kebijakan Bupati Muhammad Fawait, terutama di bidang kesehatan gratis melalui UHC, penataan administrasi kependudukan, dan pembangunan SDM menuju Jember Emas 2045.
Dia tegaskan untuk Penyaluran honorarium di kecamatan sukowono hari ini serentak dilakukan di 12 desa dengan total penerima 486 orang.
Selain itu Jono Wasinudin meminta peran guru ngaji yang tiap hari selalu dekat dengan santri hendaknya ikut menyampaikan Program UHC memastikan seluruh warga Jember dengan KTP dapat berobat gratis.
” Ditekankan pentingnya pendewasaan usia pernikahan untuk mewujudkan generasi sehat dan cerdas. Karena Guru ngaji dinilai sebagai bagian penting dalam pembangunan moral dan spiritual masyarakat desa.” Pungkasnya..( LN)

