Paslon Cabup No 1 Ji Hendy Menyapa Warga Nogosari dan Kaliwining
Jember RECORDJATIM.ID.
Incumbent calon bupati Jember no 1 H.Hendy Siswanto memasuki masa kampanye hari ketiga ,jumat 27 September 2024 mengunjungi warga yang ada desa Nogosari dan Kaliwining kecamatan Rambipuji .
Kegiatan di desa Nogosari ditempatkan di salah satu rumah tokoh masyarakat dihadiri 100 warga berlangsung sebelum sholat Jumat. Usai sholat Jumat di masjid kawasa kaliwining Ji Hendy Siswanto bersama tim sukses pemenangan juga melalukan sosialisasi program yang sudah dijalankan selama mrmimpin Jember denga bierdialog tatap muka dengan 100 warga yang ada di kaliwining bertempat di gedung olah raga futsal kaliwiing, berlangsung dengan suasana kekeluargaan .
Dalam dialog tanya jawab tersebut H.Hendy menanyakan program pembangunan yang sudah dirasakan manfastnya oleh masyarakat Jember baik menyangkut infrastruktur jalan, layanan kesehatan gratis ,maupun pendidikan, pemberian insentif untuk guru ngaji, selama Bupati Hendy dan Gus Firjaun memimpin jember kurang lebih 4 tahun ini.
” kehadiran saya disin ketemu panjenengan niki bukan kampanye ,kalau kampanye nanti dilapangan .” Kata Hendy Siswanto.
Kegiatan tatap muka menyapa warga jember memcoba berdialog langsumg mengingtkan kembali tentang program yang sudah berjalan dan akan dilanjutkan pada masa mendatang atau tahun depan.
” Kita sambil santai ngobrol bincang bincang program yang sudah dijalankan dan dinikmati warga jember ‘ urainya.
Termasuk diantaranya perda tembakau yang diharapka nantinya mengatur tata niaga tembakau dan melahirkan komisi urusan tembakau Jember ( KUT).

” Itulah perda yang akan kita perjuangkan nantinya biar masyarakat petani tembakau di Jember makmur. dan sangat membantu petani dalam meningkatkan daya tawar dengan perusahaan” Kata Hendy Siswanto.
Hal lainnya terkait guru Ngaji honpr guru ngaji menurut hendy Siswanto sudah dilakukan validasi terhadap 22.800 guru ngaji sudah mulai dijalankan.” Sudah jalan dan sudah saya tanda tangani ada sekitar 8000 guru ngaji hal ini akan bergerak terus’ katanya.
Sementara itu tanggapan dari petani tembakau yang diungkapkan H.Suwarno menyampaikan adanya perda tembakau menginginkan agar petani tembakau tidak dipermainkan oleh para pemain tembakau.
” Sebenarnya sudah ada perda no 7 tahun 2003 didalamnya ada grosir dan perusahaan wajib menjadi mitra dengan petani.” Terangnya.
Dia tegaskan dalam perda tersebut sudah jelas perusahaan tidak boleh menanam tembakau kecuali untuk penelitian itupun harus seijin bupati dan luasannya cukup 5 ha.. ” yang terjadi selama ini perusahaan ikut menanam ,petani juga menanam sehingga terjadi produksi melimpah akhirnya terjadi permainan harga luar biasa yang merugikan petani.” Tandasnya.
Sementara panwascam Rambipuji Aris Subisntoro dikonfirmasi terkait kampanye dari paslon cabup Jember no 1 H Hendy Siswanto ,menurut Aris tidak ada temuan pelanggaran atas penyelenggaraan acara yang berlangsung singkat.( LN)
