SD Menjadi Penerima Terbesar Revitalisasi Sekolah di Jember Capai Rp187,38 Miliar
Jember RECORDJATIM.ID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus menggenjot pembenahan sarana dan prasarana pendidikan. Hingga kini, total dana bantuan revitalisasi sekolah yang disalurkan mencapai Rp187,38 miliar.

Gus Fawait Saat jumpa pers bersama awak media terkait revitalisasi sekolah di Jember Rabu ( 30/9/2026)
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, anggaran tersebut dialokasikan untuk 258 lembaga pendidikan yang telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Program revitalisasi ini mencakup sekolah negeri maupun swasta.
Dari total penerima bantuan, sebanyak 121 lembaga merupakan sekolah negeri, sedangkan 137 lainnya sekolah swasta.
Bupati Jember Gus Fawait mengatakan, revitalisasi sarana pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
“Pendidikan yang unggul dimulai dari lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Alokasi dana revitalisasi ini kami bagikan secara proporsional, baik untuk lembaga negeri maupun swasta, agar anak-anak kita mendapatkan fasilitas belajar yang layak tanpa ada diskriminasi,” ujar Gus Fawait Rabu 30/9/2026.
SD Terima Alokasi Terbesar
Berdasarkan rekapitulasi Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, bantuan revitalisasi disalurkan pada jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP.
Untuk jenjang PAUD dan TK, total bantuan mencapai Rp46,25 miliar yang disalurkan kepada 117 lembaga. Rinciannya, tiga lembaga negeri dan 114 lembaga swasta.
Sementara itu, jenjang SD mendapatkan alokasi terbesar, yakni mencapai Rp123,94 miliar untuk 120 lembaga. Penerimanya terdiri dari 106 SD negeri dan 14 SD swasta.
“SD menerima alokasi terbesar dengan total Rp123,94 miliar untuk 120 lembaga,” terang Gus Fawait.
Sedangkan untuk jenjang SMP, Pemkab Jember mengalokasikan bantuan sebesar Rp17,18 miliar untuk 21 lembaga. Jumlah tersebut terdiri atas 12 SMP negeri dan sembilan SMP swasta.
Pemkab Minta Masyarakat Ikut Mengawasi
Gus Fawait menegaskan, Pemkab Jember akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program revitalisasi sekolah. Pengawasan dilakukan agar proses pengerjaan berjalan sesuai sasaran, memenuhi standar mutu, dan memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan.
Pemkab Jember juga mengajak masyarakat turut mengawasi pelaksanaan revitalisasi sekolah di wilayah masing-masing.
“Jika ada pengerjaan yang kurang pas dan janggal, bisa langsung melapor melalui kanal Wadul Gus’e,” tegasnya.
Program revitalisasi tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik sekolah, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi peserta didik di Kabupaten Jember.**
