Stok BBM dan LPG 3 Kg di Jember Aman hingga Setelah Idul Fitri, Bupati Fawait: PPPK Paruh Waktu Dapat THR 50 Persen
Jember RECORDJATIM.ID Pemerintah Kabupaten Jember memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) serta LPG 3 kilogram di wilayah Jember aman dan terkendali hingga setelah Hari Raya Idul Fitri 2026.

Bupati Jember Muhammad Fawait saat memberikan keterangan pers pada hari kamis 12 Maret 2026
Hal tersebut disampaikan Bupati Jember, Fawait, usai memimpin apel kesiapsiagaan pengamanan arus mudik Lebaran 2026 yang digelar di Jalan Sudarman 1, tepat di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, kamis (12/3/2026). Sore .
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fawait menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama pihak terkait telah melakukan koordinasi untuk memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga selama masa mudik dan perayaan Lebaran.
“Ketersediaan BBM dan LPG 3 kilogram di Kabupaten Jember hingga Idul Fitri dipastikan aman dan terkendali. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar distribusi tetap lancar dan masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Fawait.
Apel kesiapsiagaan ini digelar sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus mudik Lebaran, melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, serta instansi terkait lainnya.
Selain memastikan kesiapan pengamanan dan ketersediaan energi, Bupati Fawait juga menyampaikan kabar gembira bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemkab Jember.
Ia menyatakan bahwa PPPK paruh waktu akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar 50 persen yang rencananya segera dicairkan.
“Insya Allah hari Senin, 16 Maret 2026, THR untuk PPPK paruh waktu sebesar 50 persen sudah bisa dicairkan,” kata Fawait.
Dengan kebijakan tersebut, pemerintah daerah berharap para pegawai dapat merasakan manfaat menjelang Hari Raya Idul Fitri sekaligus meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputro mengatakan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 akan berlangsung selama 13 hari mulai hari Jumat ( 13 /3/2026) dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai instansi.
Ia menyebutkan, total personel yang diterjunkan mencapai 522 orang, terdiri dari 250 personel kepolisian dan selebihnya merupakan personel gabungan dari TNI, BPBD Jember , Dishub , Satpol PP , Kesehatan dan organisasi sosial .
“Petugas akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan titik strategis, baik di jalur utama lalu lintas maupun kawasan wisata seperti Paseban , Puger Papuma , watu ulo yang diperkirakan ramai selama libur Lebaran,” jelasnya.( Lana)
