Uji Mental lawan Tim Senior Tim Popda Jember ,Petik Pengalanan Berharga Jelang Popda Jatim XV 2026
Jember RECORDJATIM. ID
Tim sepak bola Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jember memetik pengalaman berharga dalam laga uji coba melawan tim Porprov Jember pada hari Selasa sore di stadion Notohadinegoro . Latih tandiing tersebut sebagai persiapan menghadapi Popda Jawa Timur XV 2026 di Kabupaten Ngawi pada 6–11 November 2026 mendatang.

tim sepak bola Popda Jatim lagi di briefing oleh pelatih Bilibi Dian Markus ( Jersey putih kiri
Dalam pertandingan uji coba yang berlangsung di Stadion Notohadinegoro, Kreongan, Jember, tim Popda Jember harus mengakui keunggulan tim Porprov Jember dengan skor 0-2.
jalannya pertandingan pada babak pertama, tim Popda Jember yang diperkuat pemain berusia maksimal 18 tahun mampu mengimbangi permainan tim Porprov Jember yang notabene bermaterikan pemain berusia di bawah 23 tahun. Kedua tim saling melancarkan serangan, tetapi belum mampu mencetak gol hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama dengan skor imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, tim Porprov Jember mulai meningkatkan intensitas serangan dan lebih banyak menguasai ball position 55:45 . Penurunan kondisi fisik pemain Popda Jember menjadi salah satu celah yang dimanfaatkan tim Porprov Jember untuk membangun serangan melalui sektor tengah dan lini depan.
Dominasi tersebut akhirnya membuahkan dua gol bagi tim Porprov Jember. Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit yang memimpin pertandingan dari Askab PSSI Jember, skor 2-0 untuk kemenangan tim Porprov Jember tetap bertahan.
Pelatih tim sepak bola Popda Jember, Bilibi Dian Markus mengatakan bahwa pertandingan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan tim, terutama untuk menguji mental bertanding para pemain sebelum menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
“Kami tidak melihat hasil pertandingan, tetapi dari laga uji coba kedua ini dapat kami simpulkan masih ada kelemahan dalam pertahanan individu sehingga pemain mudah dilewati lawan. Selain itu, penyelesaian akhir atau finishing touch di lini depan juga masih perlu dipoles,” ujarnya seusai pertandingan Selasa 27/10/2026
Menurut dia, tim pelatih masih memiliki kesempatan untuk membenahi kekurangan tersebut melalui empat sesi latihan tersisa. Pembenahan akan difokuskan pada kemampuan individu pemain, organisasi pertahanan, efektivitas penyelesaian akhir, serta peningkatan kondisi fisik.
Ia berharap waktu persiapan yang tersisa 4 kali sesi latihan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal agar para pemain tampil lebih siap saat menghadapi lawan-lawan dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Sementara itu, Manajer tim sepak bola Popda Jember 2026, Andik Slamet, mengatakan keikutsertaan tim yang dibina Askab PSSI Jember tersebut dibiayai secara mandiri.
Menurut dia, partisipasi dalam Popda Jatim di Ngawi bukan semata-mata untuk mengejar hasil pertandingan, melainkan juga memberikan kesempatan kepada para pemain muda Jember untuk merasakan atmosfer kompetisi di tingkat provinsi.
Ia menilai kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pemain yang tergabung dalam skuad Popda Jember sebagai bagian dari proses pembinaan dan pengembangan talenta sepak bola daerah.
Dengan sisa waktu persiapan yang tersedia, tim Popda Jember diharapkan mampu memperbaiki sejumlah kekurangan hasil evaluasi laga uji coba, sehingga dapat tampil lebih kompetitif pada Popda Jatim XV 2026 di Kabupaten Ngawi.**
