327 Enemurator Mengikuti Bimtek Dari Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Jember
Jember. RECORDJATIM.ID- Dinas Koperasi dan usaha mikro Jember selama 2 hari sejak tanggal 5-9 Agustus 2024 menggelar Bimtek Enemurator atau petugas pencacah PL – KUMKM ( Pendataan Lengkap- Koperasi Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah)
Kegiatan tersebut diikiti 327 enemurator Se Kabupaten Jember pelaksanaannya di bagi dalam beberapa kelas mulai tanggal 5 -9 Agustus 2024.
“Pelaksanaan Bimtek, bagi enemurator dilaksanakan selama 2 hari yang dilaksanakan mulai tanggal 5 – 9 Agustus 2024. Kemudian untuk nara sumber dari BPJS tenaga Kerja dan Badan pusat Statistik ” Kata Totok Sugiarto, SE Kabid Produksi Dan Restrukturisasi Diskop Jember, kamis (8/8/2024).
Totok mengatakan tujuan kegiatan ini, untuk memperoleh data KUMKM yang bergerak di berbagai aktivitas usaha non pertanian yang tidak menetap.” Ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan PL- KUMKM ini, menurut Totok berlangsung selama 3 bulan, mulai pertengahan Agustus hingga Oktober 2024 dengan target Pendataan sebanyak 98 Ribu UMKM non pertanian yang tidak menetap.

“Pendataan ini tujuannya, memperoleh data yang dapat memberikan informasi tentang pelaku usaha, unit usaha menurut wilayah maupun lapangan usaha sehingga dapat dijadikan sebagai bahan perencanaan, analisis, baiik data mikro maupun data makro. ” Terangnya.
Selanjutnya Totok memgutaraman tujuannya juga mendapatkan informasi penggunaan tenaga kerja, mendapatkan informasi pasokan dan pasar, mendapatkan struktur pendapatan dan pengeluaran dari kegiatan usaha, mendapatkan gambaran permodalan, prospek dan kendala usaha, mendapatkan informasi penggunaan Internet dalam kegiatan usaha atau online, sistem waralaba atau franchise dan kepemilikan usaha atau owner ship.
” Targetnya untuk di Jember 98 ribu pelaku usaha. Dari 327 orang, di target pendataan 100 UMKM perbulannya sehingga dalam 3 bulan targetnya 300 UMKM per enemurator dengan koordinator 163 Orang.” Imbuhnya.
Totok menegaskan bahwa Kegiatan ini di Indonesia dilakukan di 61 Kabupaten/ Kota, di 4 Provinsi, yaitu Jabar, Jateng, Jatim dan Banten dengan sasaran sebanyak 4 juta UMKM.
“Di Jatim dilakukan di 18 Kabupaten/ Kota dengan sasaran 1.128.000 UMKM.” Pungkasnya.( LN)
