Biaya Mandiri ,Dua Atlet Fespati Jember Raih 3 Medali di Kejurnas Panahan Tradisional Malang
Jember RECORDJATIM.ID– Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Tradisional yang diselenggarakan oleh Indonesia Traditional Archery Federation (Fespati) di kawasan Vila Bukit Tidar, Kabupaten Malang, resmi berakhir pada Senin (24/8/2026).
Kejurnas yang berlangsung selama tiga hari, 22–24 Agustus 2026, tersebut diikuti sekitar 1.300 atlet dari berbagai daerah di Indonesia ,sekaligus sebagai seleksi untuk mengikuti kejuaraan internasional di Turki .

Ramadhani Eko Prianto Peraih medali emas dan perunggu kejurnas di Malang Senin 24 Agustus 2026
Kontingen Inorga Fespati Jember turut ambil bagian dengan mengirimkan 33 atlet dan 4 official. Seluruh keberangkatan kontingen Jember ke ajang kejurnas tersebut dilakukan secara mandiri.
Meski dengan keterbatasan dukungan pendanaan, kontingen Fespati Jember mampu menunjukkan prestasi. Dari 33 atlet yang diturunkan, Dua atlet berhasil naik podium dan membawa pulang tiga medali, masing-masing satu emas, satu perak dan satu perunggu.
Medali emas dan Perunggu dipersembahkan Ramadhani Eko Prianto dari Jenor 30 meter putra dan Jenor 50 meter putra .Sementara itu, medali perak diraih Nasyiwa Rayya Aliyah pada Jenor Jemparingan Dewasa putri.
Official Inorga Fespati Jember, Heru Subowo, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada ketiga atlet yang telah mampu bersaing di level nasional.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Tiga atlet Jember mampu bersaing di tingkat nasional dan membuktikan diri dengan meraih satu medali emas, satu perak dan satu perunggu,” ujar Heru.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa atlet-atlet Fespati Jember memiliki potensi untuk bersaing di level nasional. Namun, ia juga meminta kepada 31 atlet lainnya yang belum berhasil meraih medali agar tidak berkecil hati dan terus meningkatkan intensitas latihan.
“Kesempatan masih panjang bagi 31 atlet yang belum berhasil meraih medali, jangan patah semangat. Masih ada event-event berikutnya yang harus dipersiapkan,” katanya.
Para Atlet Lagi Konsentrasi pada jenor jemparingan kejurnas di Malang 24 Agustus 2026
selain itu Heru berharap keberhasilan dua atlet Jember meraih medali di Kejurnas Malang dapat menjadi motivasi tambahan untuk menghadapi ajang Forprov Jawa Timur pada November 2026 mendatang.
Fespati Jember, lanjut Heru, optimistis target dua medali emas yang diharapkan Ketua KORMI Jember pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut dapat direalisasikan.
Untuk mencapai target tersebut, pihaknya berharap adanya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya melalui Disporbudpar Jember, dalam pembinaan atlet.
“Dukungan itu bisa berupa venue latihan, sarana dan prasarana, peralatan, maupun pendanaan ketika atlet harus mengikuti kejuaraan di luar Jember,” jelasnya.
Heru menambahkan, keberangkatan 33 atlet dan 4 official Fespati Jember ke Kejurnas Panahan Tradisional di Malang kali ini sepenuhnya menggunakan biaya mandiri.
KORMI Jember Apresiasi Prestasi Atlet Fespati
Sementara itu, Ketua KORMI Jember H. Tri Basuki, saat memberikan keterangan kepada media pada Senin malam (24/8/2026), turut memberikan apresiasi atas capaian kontingen Fespati Jember.
Ia mengucapkan selamat kepada dua atlet yang berhasil membawa pulang tiga medali yakni 1 emas 1 perak dan 1 perunggu dari Kejurnas Panahan Tradisional di Malang.
“Selamat kepada dua atlet Fespati Jember yang telah membuktikan diri mampu meraih satu medali emas, satu perak dan satu perunggu,” ujar Tri Basuki.
Menurutnya, prestasi tersebut patut diapresiasi mengingat para atlet Jember berangkat dengan biaya mandiri, namun tetap mampu bersaing dengan atlet-atlet dari berbagai provinsi yang mengikuti kejuaraan.
selain itu H. Tri Basuki juga memberikan motivasi kepada 31 atlet yang belum berhasil meraih medali agar tetap semangat berlatih.
“Bagi yang belum beruntung meraih medali, tetap semangat berlatih. Masih ada hari esok dan masih banyak event yang bisa menjadi kesempatan untuk meraih prestasi,” tuturnya.
Ia menambahkan, masyarakat Jember patut bersiap menyambut perhelatan olahraga besar tingkat Jawa Timur yang akan digelar di Jember pada November 2026. Ajang tersebut akan diikuti oleh sekitar 30 KORMI kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Prestasi dua atlet Fespati Jember di Kejurnas Malang diharapkan menjadi modal sekaligus pemantik semangat bagi seluruh atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi agenda olahraga multi event tingkat Jawa Timur tersebut.**

