KONI Kabupaten Malang Pastikan Gelar Porkab 2026, Bidik Bibit Atlet untuk Porprov Jatim 2027
Malang RECORDJATIM.ID, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang memastikan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) akan digelar pada 2026. Ajang olahraga tingkat kabupaten tersebut diproyeksikan menjadi salah satu sarana menjaring sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet potensial untuk dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) X tahun 2027 di Kota Surabaya.

foto humas KONI kab Malang ( istimewa)
Kepastian itu disampaikan Ketua KONI Kabupaten Malang, H. Darmadi, seusai memimpin rapat pleno di kantor KONI Kabupaten Malang, Selasa (25/8/2026).
Menurutnya, Porkab memiliki posisi strategis dalam proses pembinaan sekaligus pemetaan potensi atlet di Kabupaten Malang.
o
“Kita memastikan Porkab 2026 digelar. Ini menjadi bagian penting dari pembinaan dan penjaringan atlet potensial yang nantinya bisa dipersiapkan untuk Porprov Jatim 2027,” ujar Darmadi.
KONI Kabupaten Malang saat ini menaungi 63 cabang olahraga (cabor). Dengan jumlah tersebut, Porkab 2026 nantinya berpotensi melibatkan sekitar 63 cabor yang berada di bawah naungan KONI Kabupaten Malang.
Melalui kompetisi tersebut, KONI akan memantau kemampuan dan potensi atlet dari berbagai daerah di Kabupaten Malang. Atlet yang dinilai memiliki prospek selanjutnya akan diproyeksikan masuk dalam pembinaan untuk memperkuat kontingen Kabupaten Malang pada Porprov Jatim 2027.
KONI Kabupaten Malang sendiri telah memasang target tinggi pada ajang Porprov Jatim 2027. Kontingen Kabupaten Malang ditargetkan mampu menembus posisi dua besar klasemen perolehan medali dengan raihan 125 medali emas, 97 perak, dan 96 perunggu.
Untuk mengejar target tersebut, KONI Kabupaten Malang telah menjalankan program Pemusatan Latihan Cabang (Puslatcab) sejak 2025. Program pembinaan tersebut telah berjalan sekitar 10 bulan dan akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov Jatim 2027.
Selain mengandalkan Puslatcab, KONI Kabupaten Malang juga akan memperkuat pembinaan dari tingkat paling bawah. Sebelum pelaksanaan Porkab, KONI berencana segera melantik jajaran ketua KONI tingkat kecamatan.
Langkah itu dinilai penting agar proses pembinaan dan pencarian bibit atlet tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten. Dengan penguatan struktur KONI di tingkat kecamatan, pemantauan potensi atlet di masing-masing wilayah diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Darmadi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang, menegaskan bahwa penguatan pembinaan olahraga membutuhkan dukungan anggaran yang memadai. Karena itu, pada tahun anggaran 2026 pihaknya mengusulkan tambahan anggaran bagi KONI Kabupaten Malang.
Tambahan anggaran tersebut diharapkan mampu menunjang sejumlah program strategis, mulai dari persiapan Porkab, pembinaan atlet di tingkat kecamatan, hingga keberlanjutan Puslatcab sebagai bagian dari strategi merealisasikan target dua besar pada Porprov Jatim 2027.
Dengan persiapan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, KONI Kabupaten Malang optimistis Porkab 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga antardaerah di tingkat kabupaten. Lebih dari itu, Porkab diharapkan menjadi pintu masuk lahirnya generasi atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Malang di kancah olahraga Jawa Timur.( RZ)
