Warga Jember: Manfaatkan Layanan Medical Cek Up Gula Darah, Kolesterol ,Tensi Darah, Gratis Ini Syaratnya
Jember RECORDJATIM.ID-
Dalam rangka untuk mengurangi resiko penyakit yang disebabkan oleh gula darah ,kolesterol dan Tensi darah., Pemkab Jember melalui Dinas Kesehatan menggelar medical Cek Up gratis bagi warga Jember yang berusia 15 tahun keatas ,pernyataan tersebut disampaikan kepala Dinas Kesehatan Jember Hendro Soelistijono usai memimpin Apel bendera dalam rangka memperingati HKSN( Hari kesehatan Nasional) ke 60 yang di tempatkan di kantor Dinas Kesehatan Jember,Selasa ( 12/11/2024) pagi.

” Medical cek up gratis ini, meliputi tensi darah,Kolesterol, Gula darah diperuntukkan bagi warga jember usia 15 tahun keatas dan ber KTP Jember.’ kata Hendro Soelistijono saat dikonfirmasi awak media.
Oleh sebab itu pihaknya menghimbau warga jember adanya layanan gratis medical cek up ini bisa datang langsung ke fasilitas kesehatan milik pemkab Jember seperti puskesmas ,RSD Dr soebandi ,RSD,Kalisat ,RSD Balung .
“Karena dengan melalukan medical cek up seperti kolesterol,Gula darah serta tensi darah secara rutin akan lebih mudah untuk segera diobati ” jelasnya.
Hendro Soelistijono mengatakan sebenarnya program mediacl cek up gratis untuk warga berusia 15 tahun keatas merupakan program dati kementrian kesehatan pada awal tahun 2025 ,namun untuk kabupaten jember lebih dulu mengawali .
‘ program medical cek up ini sudah kita sosialisasikan dengan melibatkan kepala desa ,lurah dan camat serta petugas puskesmas yang ada di 31 kecamatan. Setiap bulan petugas dari puskesmas akan datang untuk memberikan layanan cek up gratis ” Kata Hendro.
Hendto Soelistijono menambahkan program medical check up gratis dari Kementrian Kesehatan RI diberikan sesuai pada tanggal ulang tahun. Kategori medical check up gratis 2025 ini dibuat berdasarkan golongan usia, mulai dari balita, remaja, dewasa, hingga lansia.
pada balita pemeriksaan akan fokus pada penyakit bawaan lahir, deteksi dini, dan pencegahan kecacatan. Sementara remaja atau di bawah 18 tahun akan mendapatkan pemeriksaan obesitas, diabetes, dan kesehatan gigi.
Sedangkan yang dewasa difokuskan pada deteksi dini kanker, seperti kanker payudara, serviks, dan kanker prostat yang rentan pada laki-laki. Dan skrining pada lansia meliputi pemeriksaan alzheimer, osteoporosis, serta kesehatan umum terkait penuaan.
Program itu diadakan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, dengan berfokus pada deteksi dini ( LN)


